Korban Tewas Gempa di Suriah Melewati 1.600 Orang
VISI.NEWS | SURIAH - Korban tewas di Suriah akibat gempa berkekuatan 7,8 yang melanda tenggara Turki Senin naik menjadi hampir 1.600 pada Selasa, menurut angka yang dikumpulkan dari berbagai sumber.
Daerah yang rusak akibat gempa di Suriah terbagi antara wilayah yang dikuasai rezim Bashar Assad dan kantong terakhir yang dikuasai oposisi negara itu, yang dikelilingi oleh pasukan pemerintah dan berbatasan dengan Turki.
Sementara Kementerian Kesehatan Suriah melaporkan korban di daerah-daerah di bawah kendali rezim, Pertahanan Sipil Suriah melaporkan korban di daerah-daerah yang dikuasai oposisi.
Korban tewas di wilayah yang dikuasai pemerintah Suriah naik menjadi 656 orang, dengan sekitar 1.400 orang terluka, menurut Kementerian Kesehatan.
Di barat laut yang dikuasai oposisi negara itu, kelompok-kelompok yang beroperasi di sana mengatakan sedikitnya 450 orang tewas, dengan ratusan lainnya terluka.
Waktu hampir habis untuk menyelamatkan ratusan keluarga yang masih terperangkap di bawah puing-puing bangunan yang hancur setelah gempa dahsyat, kata kepala dinas pertahanan sipil yang dikelola oposisi Suriah, Selasa.
Raed al-Saleh mengatakan kepada Reuters bahwa bantuan mendesak diperlukan dari kelompok-kelompok internasional untuk upaya penyelamatan oleh organisasi yang dikenal sebagai Helm Putih di Suriah barat laut yang dikuasai pemberontak, di mana ratusan orang tewas dan terluka.
Negara yang dilanda perang meminta PBB dan semua negara anggota untuk membantu upaya penyelamatan, layanan kesehatan, tempat tinggal dan bantuan makanan.
Duta Besar Suriah untuk PBB Bassam Sabbagh mengatakan kepada wartawan bahwa sekretaris jenderal PBB "meyakinkan kami bahwa PBB akan melakukan semua yang mungkin untuk membantu Suriah dalam situasi yang sangat sulit ini."
Sabbagh mengatakan dia telah mengirimkan surat kepada Guterres dari menteri luar negeri negara itu untuk meminta bantuan.
Sabbagh ditanya apakah Suriah akan setuju untuk mengizinkan PBB mengirimkan bantuan melalui titik penyeberangan lain dari Turki, jika memungkinkan.
Dia tidak menanggapi secara langsung tetapi mengatakan pemerintah siap membantu dan mengoordinasikan pengiriman bantuan "ke semua warga Suriah di semua wilayah Suriah."
Wilayah yang dikuasai oposisi bergantung pada aliran bantuan dari Turki terdekat untuk segala hal mulai dari makanan hingga pasokan medis.
Senin pagi, gempa kuat mengguncang wilayah Idlib, Aleppo, Hama, Latakia, dan Raqqa di Suriah, menurut kantor berita milik pemerintah SANA.
Lusinan bangunan juga hancur atau rusak di daerah yang dikuasai oposisi di Suriah utara, tempat tim penyelamat dengan panik mencari korban selamat.
Lebih dari 3.381 orang telah meninggal sejauh ini di Türkiye dalam dua gempa berkekuatan 7,7 dan 7,6, menurut Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD) Turki.
Menurut badan tersebut, kedua gempa tersebut berasal dari provinsi selatan Kahramanmaraş. @fen/afp/reuters/aa/dailysabah.com
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!