Korban Jiwa Pertama Tentara AS di Perang Iran, Dukungan Publik ke Trump Hanya 27 Persen
Trump sendiri mengatakan kepada majalah The Atlantic bahwa kepemimpinan baru Iran ingin berbicara dengannya dan ia telah setuju untuk melakukan pembicaraan.
“Mereka ingin berbicara, dan saya setuju untuk berbicara. Mereka seharusnya melakukannya lebih cepat,” katanya.
Dengan korban jiwa pertama telah diumumkan dan operasi militer yang berpotensi berlangsung berminggu-minggu, konflik ini tidak hanya menguji kekuatan militer kedua negara, tetapi juga ketahanan politik Trump di dalam negeri serta stabilitas kawasan Timur Tengah secara keseluruhan. @kanaya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!