Realisasi Anggaran ATR/BPN Capai 95,73 Persen, DPR Minta Penguatan Akuntabilitas Kinerja 17 Jul 2026 Pelaku Jual HP dan Gadaikan Motor Korban Pembunuhan di Sagaranten 17 Jul 2026 Mayat Perempuan di Kebun Jati Sagaranten Merupakan Korban Pembunuhan 17 Jul 2026 Mayat Bayi dalam Kantong Ditemukan di Sungai Cipelang Sukabumi 17 Jul 2026 Melihat Antusias Siswa Sukabumi Ikuti Edukasi Mitigasi Bencana di Masa MPLS 17 Jul 2026 Bupati Jember Tegaskan Sekolah Bersih dari Titipan dan Pungli 17 Jul 2026 Sejumlah Desa di Sukabumi Ajukan Bantuan Air Bersih Dampak Kekeringan 17 Jul 2026 Tiket Final Spanyol Vs Argentina Tembus Rp1 Miliar 17 Jul 2026 Super Air Jet Siapkan Delapan Rute Langsung dari dan ke Bandara Husein Bandung 17 Jul 2026 Kejagung Sebut Febrie Tersangka di Kasus Korupsi dan TPPU Asabri 17 Jul 2026 Realisasi Anggaran ATR/BPN Capai 95,73 Persen, DPR Minta Penguatan Akuntabilitas Kinerja 17 Jul 2026 Pelaku Jual HP dan Gadaikan Motor Korban Pembunuhan di Sagaranten 17 Jul 2026 Mayat Perempuan di Kebun Jati Sagaranten Merupakan Korban Pembunuhan 17 Jul 2026 Mayat Bayi dalam Kantong Ditemukan di Sungai Cipelang Sukabumi 17 Jul 2026 Melihat Antusias Siswa Sukabumi Ikuti Edukasi Mitigasi Bencana di Masa MPLS 17 Jul 2026 Bupati Jember Tegaskan Sekolah Bersih dari Titipan dan Pungli 17 Jul 2026 Sejumlah Desa di Sukabumi Ajukan Bantuan Air Bersih Dampak Kekeringan 17 Jul 2026 Tiket Final Spanyol Vs Argentina Tembus Rp1 Miliar 17 Jul 2026 Super Air Jet Siapkan Delapan Rute Langsung dari dan ke Bandara Husein Bandung 17 Jul 2026 Kejagung Sebut Febrie Tersangka di Kasus Korupsi dan TPPU Asabri 17 Jul 2026

Konten Pocong Viral Resahkan Warga Jateng, Polisi Ingatkan Ancaman Pidana

Desi Rossilawati
Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:25 WIB
Bagikan
Konten Pocong Viral Resahkan Warga Jateng, Polisi Ingatkan Ancaman Pidana

Teror pocong begal./visi.news/ist.

VISI.NEWS | JAWA TENGAH - Kepolisian Daerah Jawa Tengah menyoroti maraknya penyebaran video dan foto bertema 'pocong begal' di media sosial yang belakangan memicu keresahan masyarakat di sejumlah daerah.

Fenomena ini tidak hanya menimbulkan kepanikan publik, tetapi juga menunjukkan bagaimana konten digital dapat dengan cepat membentuk persepsi ancaman meski belum didukung fakta di lapangan.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, mengungkapkan bahwa hasil penelusuran kepolisian menemukan pola yang sama dalam berbagai unggahan yang beredar. Video maupun foto yang digunakan diduga merupakan materi yang sama, tetapi disebarkan kembali dengan narasi dan lokasi berbeda sehingga terkesan seolah olah peristiwa terjadi di banyak wilayah.

"Hanya mengganti narasi atau keterangan lokasi kejadian seolah-olah terjadi di wilayah berbeda seperti Grobogan, Kendal, Magelang, maupun Cilacap," kata Artanto dalam keterangannyd ikutip, Sabtu (30/5/2026).

Menurut kepolisian, praktik tersebut diduga dilakukan untuk kepentingan konten di media sosial.

"Demi viralitas maupun keuntungan pribadi tertentu," ujarnya.

Dari sisi konteks, kasus ini memperlihatkan tantangan yang semakin besar dalam menghadapi penyebaran informasi digital. Konten yang dirancang untuk menarik perhatian publik sering kali memanfaatkan unsur ketakutan dan sensasi agar cepat menyebar. Dalam situasi tertentu, dampaknya tidak hanya berhenti pada ruang digital, tetapi juga memengaruhi rasa aman masyarakat di dunia nyata.

Meski isu 'pocong begal' telah ramai diperbincangkan, Polda Jawa Tengah menegaskan hingga saat ini belum ditemukan laporan korban jiwa maupun kerugian material yang berkaitan dengan narasi tersebut.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.