Konser 2026 Ramai, Fanbase Jadi Kekuatan Musisi
Namun, frekuensi kehadiran menunjukkan perbedaan berdasarkan kelompok demografis. Sebanyak 38 persen responden perempuan dan 34 persen Gen Z sebagian besar baru menghadiri fan meeting satu kali.
Sementara itu, 39 persen responden pria dan 34 persen Milenial tercatat menghadiri fan meeting sebanyak dua hingga tiga kali.
Salah satu fan meeting yang paling banyak dihadiri responden adalah 2026 Hearts2Hearts FANMEETING in JAKARTA. Acara yang berlangsung pada 28 Maret 2026 tersebut dihadiri oleh 40 persen responden yang mengikuti survei terkait fan meeting.
Antusiasme terhadap agenda serupa juga masih terlihat untuk paruh kedua 2026.
Sebanyak 35 persen responden menyatakan berencana menghadiri 2026 PARK JI HOON ASIA FANCON [RE:FLECT] in Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Agustus 2026.
Tingginya minat terhadap fan meeting menunjukkan bahwa pengalaman langsung menjadi bagian penting dalam perilaku penggemar. Di tengah kemudahan menikmati musik melalui layanan streaming dan berbagai platform digital, pertemuan tatap muka tetap menawarkan pengalaman yang tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh interaksi daring.
Bagi penggemar, konser dan fan meeting bukan hanya kesempatan untuk menikmati penampilan musik. Acara tersebut juga menjadi ruang untuk bertemu sesama penggemar, membangun komunitas, mengabadikan pengalaman, serta menunjukkan dukungan secara langsung kepada artis.
Sementara bagi musisi, tingginya antusiasme tersebut memperlihatkan pentingnya menjaga hubungan dengan basis penggemar. Loyalitas penggemar dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari aktivitas streaming dan mengikuti media sosial hingga membeli merchandise, menghadiri konser, dan bergabung dalam fanbase.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!