Konferwil ke-3 AMSI Jabar, Yosep Nugraha Sebut Pers Dituntut Beradaptasi Terhadap Kemajuan Teknologi Informasi
Maka, Yosep memakai teori yang sederhana dalam proses kerjasama antara pemerintah daerah, khususnya Pemkab Bandung dengan media. Yaitu dengan konsep teori proses yang sederhana.
"Teori proses itu, siklusnya itu input, proses dan output. Saya ganti inputnya dengan niat, kemudian prosesnya tetap dan outputnya diganti dengan tujuan," jelasnya.
"Niatnya baik, tujuannya baik, prosesnya juga harus baik. Inilah yang harus kita diskusikan. Kalau niat dan tujuan, pasti kita memiliki niat dan tujuan yang sama untuk membangun bangsa dan negara," imbuhnya.
Dikatakannya, tinggal diproses karena memiliki peranan dan fungsi yang berbeda. "Ini perlu bermufakat dengan stakeholder yang lain, di antaranya pemerintah daerah dan lebih khusus dengan pers," sebutnya.
Yosep memandang dengan perkembangan teknologi dan informasi saat ini, pers dituntut untuk beradaptasi terhadap kemajuan teknologi informasi.
"Karena kalau tidak, bisa tergerus oleh maraknya media-media sosial. Sekarang setiap individu bisa memposting peristiwa apapun yang dilihat maupun yang diamati atau yang diinginkannya. Ini menjadi tantangan tersendiri," ujarnya.
Lebih lanjut Yosep pun menyampaikan komitmen Pemkab Bandung siap bekerjasama dengan media.
"Baik dengan media mainstream maupun dengan media lainnya," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!