Komisi VI DPR Minta Perbankan Siaga Penuh Hadapi Lonjakan Transaksi Nataru 2025
Dari pihak Danantara, SVP Insurance Business Performance Asset Optimization PT Danantara Aset Manajemen, Nora Osloi Sinaga, menegaskan bahwa seluruh BUMN perbankan memiliki kewajiban tidak hanya menjaga performa, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan ketika lonjakan transaksi terjadi. “Dalam event Nataru ini kompleksitas meningkat. Semua BUMN harus siap dari SDM, sistem, hingga aplikasi,” ujarnya.
Komisi VI menambahkan bahwa pengawasan menjelang Nataru akan difokuskan pada jaminan keamanan transaksi, kecukupan uang tunai, dan kelancaran layanan digital. DPR menekankan bahwa stok uang tunai nasional pada Desember 2025 diproyeksikan naik 3 persen atau mencapai Rp41,2 triliun sehingga perlu dikelola secara cermat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara merata.
Dengan evaluasi mendalam terhadap kesiapan perbankan ini, Komisi VI memastikan pengawasan akan terus dilakukan agar seluruh layanan finansial, baik tunai maupun digital, tetap aman, stabil, dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa libur akhir tahun.
@uliBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!