Komisi V DPRI RI Tinjau Progres Rehabilitasi Gedung PAU ITB
Sementara itu, Rehabilitasi Tunnel ITB dilakukan pada sepanjang terowongan bawah tanah yang menghubungkan kampus ITB dengan Saraga dan Sabuga. Luas area dasar bangunan eksistingnya adalah 803,18 meter persegi.
"Selain itu, di Tunnel kita juga merehab beberapa fasilitas ruangan atau gedung di Saraga agar setiap ruangan fungsional," ujarnya.
Ketua Tim Komisi V DPR RI Ir. H. Anang Susanto, M.Si., mengatakan, kunjungan kerja spesifik ini dilakukan dalam rangka menjalankan sebagian fungsi dan tugas dewan, khususnya yang berkaitan dengan fungsi anggaran dan fungsi pengawasan.
"Pada kunjungan kerja spesifik ini, Komisi V DPR RI ingin meninjau secara langsung progres rehabilitasi gedung PAU di ITB dan menginventalisir mungkin ada kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya," ujarnya.
Dia mengatakan, rehabilitasi Gedung PAU yang menjadi salah satu pusat penelitian ini merupakan upaya dalam rangka meningkatkan kenyamanan aktivitas riset, penelitian, dan inovasi.
"Kita semua percaya dengan sarana prasarana pendidikan yang layak dan nyaman dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan pendidikan tinggi yang berkualitas."
Dia berharap, pembangunan Gedung PAU ini bisa sesuai target yang telah ditetapkan, yaitu selesai pada Desember 2022. Komisi V DPR RI juga berharap, dengan keberadaan Gedung PAU ITB bisa menghasilkan kemajuan dalam riset dan inovasi yang bermanfaat untuk ilmu pengetahun dan masyarakat.
"Kami sadar bahwa peran sumber daya manusia yang berpendidikan menjadi kunci utama dalam mendukung kemajuan bangsa di masa depan," tandasnya. @fen
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!