Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026

Komisi IV DPR Heran Stok Beras Melimpah, Harga di Pasar Tetap Naik

Desi Rossilawati
Rabu, 2 Juli 2025 | 14:49 WIB
Bagikan
Komisi IV DPR Heran Stok Beras Melimpah, Harga di Pasar Tetap Naik
VISI.NEWS | JAKARTA - Komisi IV DPR RI menyoroti kenaikan harga beras yang terus terjadi meskipun cadangan beras pemerintah (CBP) di Bulog terpantau melimpah, mencapai 4,19 juta ton per 30 Juni 2025. Kondisi ini menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat dan anggota dewan. Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, menyampaikan kegelisahannya dalam rapat dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Ia mempertanyakan mengapa harga beras di pasar tetap tinggi, sementara stok nasional dinyatakan aman. "Banyak yang bertanya ke saya, di tengah harga konsumen yang tinggi, katanya Bulog dilarang untuk melepas cadangannya, melepas stoknya. Biasanya kan, jawaban saya menjadi tugas Bulog untuk mengintervensi pasar, salah satunya adalah operasi pasar, sehingga harga menjadi stabil. Tetapi katanya Bulog dilarang. Nah kita minta penjelasan," ujar Daniel dalam rapat di Kompleks Parlemen, Selasa (1/7/2025). Menanggapi hal itu, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menjelaskan kenaikan harga beras terjadi akibat naiknya harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani yang kini melampaui harga pembelian pemerintah (HPP). "Kenapa harga beras naik? Ya, kalau GKP sebelumnya di angka Rp 5.500 atau Rp 6.000, hari ini Rp 6.500 di Maret kualitas apapun," jelas Arief. Ia menambahkan, pola panen raya juga mempengaruhi ketersediaan beras. Panen raya biasanya berlangsung pada Maret-April dengan produksi nasional mencapai 10 juta ton. Setelah periode itu berakhir, pasokan gabah menurun, yang kemudian memicu kenaikan harga gabah dan harga beras. "Kalau harga gabah naik, maka harga beras naik. Nah ini waktunya pemerintah melakukan intervensi, dengan satu, bantuan pangan yang 18,277 juta KPM (keluarga penerima manfaat), dan yang kedua SPHP," ungkapnya. Arief menegaskan pemerintah akan segera mengambil langkah intervensi pasar untuk menjaga stabilitas harga beras di tengah penurunan produksi. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.