Klaim Akses Penuh AS ke Greenland Picu Kewaspadaan Sekutu NATO

ED
Jumat, 23 Januari 2026 | 08:03 WIB
Bagikan
Klaim Akses Penuh AS ke Greenland Picu Kewaspadaan Sekutu NATO

“Kami siap berdiskusi dan bernegosiasi untuk kemitraan yang lebih baik, tetapi kedaulatan adalah garis merah,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa integritas wilayah dan hukum internasional tidak bisa ditawar.

“Kami tidak bisa melampaui garis merah. Kami harus menghormati integritas teritorial dan kedaulatan,” ujarnya.

Dari pihak NATO, Sekretaris Jenderal Mark Rutte menegaskan bahwa pembahasan yang ada lebih berfokus pada peningkatan keamanan Arktik, bukan soal kedaulatan Greenland. Ia menyebut perlunya komitmen lebih besar dari negara-negara anggota NATO.

“Sekarang tugas para komandan senior NATO untuk mengerjakan kebutuhan keamanan tambahan,” kata Rutte kepada Reuters di Davos.

“Saya yakin ini bisa dilakukan dengan cepat, mudah-mudahan pada 2026, bahkan awal 2026,” lanjutnya.

Denmark pun menegaskan tidak ada negosiasi yang menyentuh isu kedaulatan Greenland. Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengatakan pembahasan yang ada hanya terkait keamanan bersama.

“Tidak ada perundingan dengan NATO mengenai kedaulatan Greenland,” kata Frederiksen.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.