PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026

Kiai Ajak Masyarakat dan Pemerintah Bersatu Tanggulangi Bencana

ED
Sabtu, 27 Agustus 2022 | 07:23 WIB
Bagikan
Kiai Ajak Masyarakat dan Pemerintah Bersatu Tanggulangi Bencana

VISI.NEWS | JAKARTA Ketua Pengarah Ganas Annar MUI Pusat, KH Sodikun mengajak seluruh elemen masyarakat hingga pemerintah bersatu dalam penanggulangan bencana.

“Bicara masalah bencana, tidak lepas dari manusia sebagai pelaku dan penerima. Di satu sisi manusia sebagai pelaku lahirnya bencana dan di sisi lain pula ia menjadi korban dari ulah tangan manusia yang lain,” jelas KH. Sodikun, Kamis (25/08), dilansir dari laman resmi MUI pusat.

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) MUI itu, Kiai Sodikun menyampaikan bahwa bencana sebuah realitas dan sunnatullah yang memerlukan upaya konkret dan strategis untuk menanganinya.

Acara LPB MUI itu sendiri dilaksanakan di Serang, Banten, dengan tajuk “Sosialisasi Pengurangan Resiko Bencana (PRB) Bagi Ormas Islam Aktivis Penanggulangan Bencana di Provinsi Banten”.

Berangkat dari pemahaman bahwa bencana ditimbulkan dari manusia berdasarkan pada perilaku negatif yang dilakukannya, maka penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan hanya oleh segelintir orang.

“Di alam yang fana ini, baik di darat maupun lautan pasti ada musibah. Akan tetapi titik fokus sebagai ikhtiar kita semua adalah pada pembahasan kemampuan untuk memperkecil atau meniadakan bencana tersebut,” kata Kiai Sodikun.

“Sekalipun kita tidak bisa menolak bencana yang sudah merupakan sunnatullah, tetapi kita masih bisa mempelajari cara penanggulangannya. Berbeda dengan bencana yang dilakukan oleh tangan-tangan manusia yang tidak bertanggung jawab, inilah yang harus kita atasi sebelum berdampak pada masyarakat luas,” sambungnya.

Di samping itu, Kiai Sodikun juga menegaskan tidak mungkin bencana berupa azab diturunkan kepada masyarakat yang telah menyadari kebaikan-kebaikan, merawat bumi dari kerusakan, serta menjauhkan diri dari tindakan maksiat.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.