KHUTBAH JUMAT | Tetap Membaca Al-Qur’an di Tengah Kesibukan Hidup
Ilustrasi./visi.news/ist.
Khutbah I
الْحَمْدُ لِلهِ. الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ أَنْزَلَ الْقُرْأَنَ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ، وَجَعَلَهُ نُوْرًا لِلْقُلُوْبِ، وَشِفَاءً لِلصُّدُوْرِ، وَرَحْمَةً لِلْمُؤْمِنِيْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةً نَرْجُوْ بِهَا النَّجَاةَ يَوْمَ الدِّيْنِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، خَيْرُ مَنْ تَلَا الْقُرْأَنَ وَعَمِلَ بِهِ وَعَلَّمَهُ
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً وَسَلَامًا مُتَلَازِمَيْنِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ أَمَّا بَعْدُ, فَيَاأَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ: يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاۤءَتْكُمْ مَّوْعِظَةٌ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَشِفَاۤءٌ لِّمَا فِى الصُّدُوْرِۙ وَهُدًى وَّرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِيْنَ
Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah swt,
Marilah kita bertanya kepada diri kita masing-masing: kapan terakhir kali kita benar-benar duduk bersama Al-Qur’an? Kapan terakhir kali kita membaca firman Allah dengan khusyu’? Dan kapan terakhir kali kita mengkhatamkan Al-Qur’an?
Pertanyaan ini penting kita renungkan. Sebab hari ini kita hidup di zaman yang bergerak sangat cepat. Hari-hari terasa berlalu begitu singkat. Pagi datang, kita sudah sibuk dengan pekerjaan.
Ada yang berangkat ke kantor, ada yang membuka toko, ada yang pergi ke pasar, ada yang mencari nafkah di jalanan. Sejak matahari terbit hingga sore bahkan malam hari, tenaga dan pikiran kita habiskan untuk memenuhi tanggung jawab kehidupan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!