KHUTBAH JUMAT | Tetap Membaca Al-Qur’an di Tengah Kesibukan Hidup
Ilustrasi./visi.news/ist.
Artinya: “Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an), maka dia akan mendapat satu kebaikan. Sedangkan satu kebaikan dilipatkan kepada sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lâm mîm satu huruf. Akan tetapi, alif satu huruf, lâm satu huruf, dan mîm satu huruf,” (HR. At-Tirmidzi).
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah, Perhatikan betapa besar janji Allah dalam hadits tersebut. Bahkan hanya satu huruf pun tidak luput dari pahala. Ini menjadi pengingat bagi kita bahwa kedekatan seorang hamba kepada Allah tidak selalu ditentukan oleh banyaknya waktu luang, tetapi oleh kuatnya kemauan untuk tetap terhubung dengan Al-Qur’an.
Bahkan, meskipun seseorang belum memahami seluruh makna ayat yang dibaca, bacaan Al-Qur’an tetap bernilai ibadah. Di sinilah letak keagungan Al-Qur’an. Membacanya adalah kebaikan, merenungkannya adalah cahaya, dan mengamalkannya adalah keselamatan.
Dalam salah satu kisah yang dinukil oleh Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya’ ‘Ulumiddin, disebutkan bahwa Imam Ahmad bin Hanbal pernah diperlihatkan dalam mimpi tentang cara mendekatkan diri kepada Allah. Jawabannya adalah membaca Al-Qur’an, baik dipahami maknanya maupun belum dipahami sepenuhnya.
يَا رَبِّ مَا أَفْضَلُ مَا تَقَرَّبَ بِهِ الْمُتَقَرِّبُوْنَ إِلَيْكَ قَالَ بِكَلَامِيْ يَا أَحْمَدُ قَالَ قُلْتُ يَا رَبِّ بِفَهْمٍ أَوْ بِغَيْرِ فَهْمٍ قَالَ بِفَهْمٍ وَبِغَيْرِ فَهْمٍ
Artinya: “Wahai Tuhanku, apa cara yang paling utama yang digunakan oleh orang-orang yang dekat dengan-Mu untuk mendekatkan diri kepada-Mu?” Allah berfirman, “Dengan kalam-Ku, wahai Ahmad.” Aku bertanya, “Dengan memahami maknanya atau tidak, wahai Tuhanku?” Allah berfirman, “Baik dengan memahami maknanya maupun tidak.”
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Pesan ini bukan berarti kita berhenti berusaha memahami Al-Qur’an. Justru sebaliknya, kita diperintahkan untuk terus belajar dan menggali kandungannya. Namun, hadis dan kisah tersebut mengingatkan bahwa setiap langkah menuju Al-Qur’an adalah langkah menuju rahmat Allah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!