KHUTBAH JUMAT | Takut kepada Allah Kebutuhan Hidup
ﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﺍﻟﻌﺰﻳﺰِ ﺍﻟﻤﺠﻴﺪ، ﺫﻱ ﺍﻟﺒﻄﺶ ﺍﻟﺸﺪﻳﺪ، ﺍﻟﻔﻌﺎﻝِ ﻟﻤﺎ ﻳﺮﻳﺪ، ﺍﻟﻤﻨﺘﻘﻢِ ﻣﻤﻦ ﻋﺼﺎﻩ ﺑﺎﻟﻨﺎﺭ ﺑﻌﺪ ﺍﻹِﻧﺬﺍﺭ ﺑﻬﺎ ﻭﺍﻟﻮﻋﻴﺪ، ﺍﻟﻤﻜﺮﻡِ ﻟﻤﻦ ﺧﺎﻓﻪ ﻭﺍﺗﻘﺎﻩ ﺑﺪﺍﺭ ﻟﻬﻢ ﻓﻴﻬﺎ ﻣﻦ ﻛﻞ ﺧﻴﺮ ﻣﺰﻳﺪ، ﻓﺴﺒﺤﺎﻥ ﻣﻦ ﻗﺴّﻢ ﺧﻠﻘﻪ ﻗﺴﻤﻴﻦ ﻭﺟﻌﻠﻬﻢ ﻓﺮﻳﻘﻴﻦ } ﻓَﻤِﻨْﻬُﻢْ ﺷَﻘِﻲٌّ ﻭَﺳَﻌِﻴﺪٌ { ، } ﻣَﻦْ ﻋَﻤِﻞَ ﺻَﺎﻟِﺤًﺎ ﻓَﻠِﻨَﻔْﺴِﻪِ ﻭَﻣَﻦْ ﺃَﺳَﺎﺀَ ﻓَﻌَﻠَﻴْﻬَﺎ ﻭَﻣَﺎ ﺭَﺑُّﻚَ ﺑِﻈَﻠَّﺎﻡٍ ﻟِﻠْﻌَﺒِﻴﺪِ}. ﻭﺃﺷﻬﺪ ﺃﻥ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻟَﺎّ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺣﺪﻩ ﻻ ﺷﺮﻳﻚ ﻟﻪ، ﻭﻻ ﻛﻔﻮ ﻭﻻ ﻋﺪﻝ ﻭﻻ ﺿﺪ ﻭﻻ ﻧﺪﻳﺪ، ﻭﺃﺷﻬﺪ ﺃﻥّ ﻣﺤﻤﺪًﺍ ﻋﺒﺪﻩ ﻭﺭﺳﻮﻟﻪ ﺍﻟﺪﺍﻋﻲ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﺘﻮﺣﻴﺪ، ﺍﻟﻤﺤﺬﺭ ﻟﻠﻌﺎﺻﻴﻦ ﻣﻦ ﻧﺎﺭ ﺗﻠﻈﻰ ﺑﺪﻭﺍﻡ ﺍﻟﻮﻗﻴﺪ، ﺍﻟﻤﺒﺸﺮ ﻟﻠﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﺑﺪﺍﺭ ﻻ ﻳﻨﻔﺬ ﻧﻌﻴﻤﻬﺎ ﻭﻻ ﻳﺒﻴﺪ . ﺻﻠّﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺗﺴﻠﻴﻤًﺎ، ﺃﻣﺎ ﺑﻌﺪ :
Di antara tujuan Allah menciptakan manusia adalah untuk mengenal-Nya, menyembah-Nya, dan takut kepada-Nya. Kemudian Allah menyampaikan argumentasi berupa dalil-dalil naqli yang menjelaskan tentang keagungan dan kebesaran-Nya.
Itu semua agar di hati manusia hadir rasa kebesaran Allah, rasa takut kepada-Nya, dan pengagungan kepada-Nya.
Kemudian Allah juga menjelaskan bahwa Dia memiliki hukuman yang keras di negeri akhirat bagi siapa yang bermaksiat kepada-Nya. Karena manusia itu terdiri dari berbagai tipe dan karakter.
Ada yang takut dan mengagungkan Allah dengan pemberian. Ada yang tidak pandai mensyukuri pemberian, ia hanya takut dengan hukuman, maka Allah jelaskan Dia memiliki siksa yang keras.
Ada yang dengan penjelasan sifat-sifat yang agung, mereka langsung takut dan mengagungkan Allah.
Karena bermacam-macam karakter inilah Allah menempuh metode yang variative pula. Kemudian, Allah mewajibkan kepada manusia tanpa terkecuali untuk takut kepada Allah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!