KHUTBAH JUMAT | Takut kepada Allah Kebutuhan Hidup
Lebih dari itu, maka rasa takut itu tidak dibenarkan. Karena ia akan menjadi berputus asa dari rahmat Allah Ta’ala. Merasa dosanya sudah besar sehingga merasa tidak akan mendapatkan ampunan.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan, “Rasa takut yang terpuji adalah rasa takut yang menghalangimu dari apa yang Allah haramkan.”
Namun sebenarnya rasa takut itu bukanlah tujuan akhir. Ia adalah sebagai wasilah untuk taat kepada Allah. karena di antara sifat penduduk surga adalah tidak ada rasa ketakutan dan mereka tidak bersedih.
Ibadallah,
Dalam perjalanan kita menaati Allah, hendaknya kita meniru seekor burung yang terbang. Rasa cinta kepada Allah ibarat kepala burung. Sedangkan rasa takut dan harap kepada Allah ibarat dua sayap burung.
Seorang mukmin yang sejati menggabungkan antara takut kepada hukuman Allah dengan yakin Allah itu Maha Adil. Menggabungkan rasa harap kepada Allah dan semangat meraih pahala dan karunia-Nya.
Rasa takut ibarat baju besi yang menjadi penjaga dari kemaksiatan. Rasa harap memotivasi seseorang untuk taat. Dengan prinsip ini akan mudahlah perjalanan seseorang menuju Allah Ta’ala.
ﺑﺎﺭﻙ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻲ ﻭﻟﻜﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻭﺍﻟﺴﻨﺔ، ﻭﻧﻔﻌﻨﺎ ﺑﻤﺎ ﻓﻴﻬﻤﺎ ﻣﻦ ﺍﻵﻳﺎﺕ ﻭﺍﻟﺤﻜﻤﺔ، ﺃﻗﻮﻝ ﻣﺎ ﺳﻤﻌﺘﻢ ﻭﺃﺳﺘﻐﻔﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻲ ﻭﻟﻜﻢ، ﻓﺎﺳﺘﻐﻔﺮﻭﻩ ﻭﺗﻮﺑﻮﺍ ﺇﻟﻴﻪ؛ ﺇﻧﻪ ﻫﻮ ﺍﻟﻐﻔﻮﺭ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ .
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!