KHUTBAH JUMAT | Spirit Mensyukuri Ni’mat Kemerdekaan
وَالَّذِينَ جَاءُوا مِن بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ﴾
Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshor), mereka berdoa: "Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang".
Ketiga: Mengenang sejarah patriotisme dan perjuangan bangsa
Jas merah, jangan sekali kali meninggalkan sejarah, demikian kata Proklamator Bung Karno yang disampaikan dalam pidatonya saat peringatan HUT RI ke-21 pada 17 Agustus 1966, dan pidato ini merupakan pidato kenegaraan terakhirnya sebagai Presiden.
Meskipun semboyan ini sepertinya sederhana, namun memiliki makna yang mendalam, yaitu mengingatkan akan pentingnya mengenang dan memetik pelajaran berharga dari sejarah perjalanan bangsa. Sejarah adalah guru kehidupan dan peradaban. Dengan memahami sejarah kita dapat belajar dari kekeliruan masa lalu, menghargai pencapaian pendahulu, dan membangun masa depan yang lebih maju dengan modal pengalaman dan komitmen persatuan.
Hal lain yang perlu selalu kita ingat dan diingatkan kepada generasi bangsa, bahwa kemerdekaan Indonesia ini diperjuangkan dan direbut dari tangan-tangan penjajah oleh bangsa Indonesia sendiri, kemerdekaan ini tidak merupakan pemberian penjajah sebagaimana yang lazim dialami oleh negara-negara di dunia ini.
Keempat: Menanamkan sikap nasionalisme dan cinta kepada tanah air
Nasionalisme dan mencintai tanah air memiliki arti penting dan signifikan dalam membangun dan memperkuat identitas bangsa. Nasionalisme dapat meningkatkan kesadaran nasional dan rasa memiliki terhadap bangsa dan negara sekaligus dapat memperkuat persatuan dan kesatuan dalam menghadapi tantangan dan dinamika zaman. Sementara mencintai tanah air dapat mengembangkan rasa patriotisme dan kesetiaan terhadap bangsa dan negara. Patriotisme ini dapat mendorong individu untuk berkontribusi pada kemajuan dan kesejahteraan bangsa. Nasionalisme dan mencintai tanah air dapat meningkatkan solidaritas dan kerjasama di antara masyarakat. Hal ini dapat memperkuat hubungan sosial dan memperkuat kerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!