KHUTBAH JUMAT | Rezeki Halal
Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah,
Selain mengakibatkan doa tidak terkabul, mengonsumsi sesuatu dari yang haram juga dapat mengakibatkan hati tidak tenang dan terhalang dari rahmat Allah Ta'ala. Hal ini dijelaskan oleh Syekh Nawawi al-Bantani dalam kitab Maraqil Ubudiyah, halaman 187, dengan mengutip pendapat Asy-Sya’rani:
الشِّبَعُ مِنَ الْحَلَالِ مَبْدَأُ كُلِّ شَرٍّ، فَكَيْفَ مِنَ الْحَرَامِ: قَالَ الشَّعْرَانِيُّ: فَإِنَّ أَكْلَ الْحَرَامِ أَوِ الشُّبْهَةِ يُظْلِمُ الْقَلْبَ، وَيَحْجُبُ عَنْ دُخُولِ حَضْرَةِ اللَّهِ تَعَالَى، وَيُخَلِّقُ الثِّيَابَ
Artinya: “(Kenyang karena yang halal saja dapat menjadi awal dari segala keburukan, maka bagaimana lagi jika berasal dari yang haram) Asy-Sya‘rani berkata: Sesungguhnya memakan sesuatu yang haram atau yang bersifat syubhat akan menggelapkan hati, menghalangi seseorang dari memasuki hadirat Allah Ta‘ala, serta menjadikan pakaian cepat rusak dan lusuh.”
Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah,
Mencari rezeki yang halal merupakan perintah langsung dari Allah Ta'ala. Kita dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang baik, baik dari segi zatnya maupun dari cara memperolehnya. Hal tersebut memiliki banyak manfaat, tidak hanya bagi kesehatan jasmani yang tampak secara lahiriah, tetapi juga bagi perilaku serta ketenangan hati kita secara batiniah. Sebaliknya, mencari rezeki dari sumber yang haram akan menimbulkan banyak mudarat bagi diri kita.
Sebagaimana yang telah disampaikan oleh khatib sebelumnya, kita dilarang mengonsumsi makanan yang berasal dari hasil riba, perkara syubhat, mencuri, menipu, dan perbuatan haram lainnya. Banyak dampak buruk yang dapat timbul akibat mengonsumsi sesuatu yang diperoleh dari jalan yang haram, di antaranya adalah terhalangnya terkabul doa serta rusaknya hati.
Oleh karena itu, jika kita menginginkan kehidupan yang tenang dan penuh keberkahan, maka hendaklah kita membiasakan diri untuk mencari dan mengonsumsi rezeki yang halal.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!