KHUTBAH JUMAT | Raih Ridha di Tahun 2026
Artinya: "Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka ia (tergolong) orang yang beruntung. Barangsiapa yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia (tergolong) orang yang merugi. Dan barangsiapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka ia orang yang dilaknat (celaka)" (HR Al-Hakim).
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Pergantian tahun bukan sekadar peristiwa bergesernya angka dalam penanggalan, melainkan momentum penting bagi kita untuk berhenti sejenak, merenung, dan mengevaluasi perjalanan hidup yang telah dilalui. Tahun demi tahun berlalu tanpa terasa, sementara usia terus bertambah dan kesempatan hidup semakin berkurang. Islam mengajarkan bahwa waktu adalah amanah besar yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban.
Oleh karena itu, awal tahun baru menjadi saat yang tepat untuk muhasabah diri, menata niat, dan memperbaiki langkah agar masa depan kehidupan dunia dan akhirat lebih diridhai dan bernilai di sisi Allah SWT. Al-Qur’an secara tegas mengingatkan agar kita tidak lalai oleh rutinitas duniawi dan senantiasa melihat masa lalu kita untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan. Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Hasyr ayat 18:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ ۢبِمَا تَعْمَلُوْنَ
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Secara umum, Surat Al-Hasyr ayat 18 ini memuat dua perintah besar yang saling berkaitan erat, yaitu perintah bertakwa kepada Allah dan perintah untuk memperhatikan amal perbuatan sebagai bekal masa depan. Takwa dalam Islam bukan sekadar ucapan atau simbol lahiriah, melainkan sikap hidup yang mencakup ketaatan total kepada Allah SWT dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi seluruh larangan-Nya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!