Gus Fawait Gandeng IKA Unair Percepat Pembangunan Jember 27 Jul 2026 Dari Garut untuk Indonesia, SID Pamerkan Transformasi Digital Layanan Primer 27 Jul 2026 Lia Istifhama Apresiasi Revitalisasi Museum Mandhilaras Pamekasan 27 Jul 2026 AI Ubah Cara Cari Produk, Rekomendasi Manusia Tetap Dorong Pembelian 27 Jul 2026 Pemprov Jatim Perkuat Langkah JFC Menuju Panggung Pariwisata Dunia 27 Jul 2026 Kemenpar Tegaskan JFC Jadi Etalase Pariwisata Indonesia di Mata Dunia 27 Jul 2026 VISI | Sibuk 27 Jul 2026 Dari YouTube ke Timnas Malaysia, Mimpi Wan Kuzain Akhirnya Jadi Nyata 27 Jul 2026 Indonesia Bidik Awal Sempurna, Hadapi Kamboja di Laga Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Jul 2026 Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Gus Fawait Gandeng IKA Unair Percepat Pembangunan Jember 27 Jul 2026 Dari Garut untuk Indonesia, SID Pamerkan Transformasi Digital Layanan Primer 27 Jul 2026 Lia Istifhama Apresiasi Revitalisasi Museum Mandhilaras Pamekasan 27 Jul 2026 AI Ubah Cara Cari Produk, Rekomendasi Manusia Tetap Dorong Pembelian 27 Jul 2026 Pemprov Jatim Perkuat Langkah JFC Menuju Panggung Pariwisata Dunia 27 Jul 2026 Kemenpar Tegaskan JFC Jadi Etalase Pariwisata Indonesia di Mata Dunia 27 Jul 2026 VISI | Sibuk 27 Jul 2026 Dari YouTube ke Timnas Malaysia, Mimpi Wan Kuzain Akhirnya Jadi Nyata 27 Jul 2026 Indonesia Bidik Awal Sempurna, Hadapi Kamboja di Laga Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Jul 2026 Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026

KHUTBAH JUMAT | Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri

ED
Jumat, 5 Juni 2026 | 06:02 WIB
Bagikan
KHUTBAH JUMAT | Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri

Ilustrasi./visi.news/ist.

Kemudian dilanjutkan dengan ayat 3:

كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللّٰهِ اَنْ تَقُوْلُوْا مَا لَا تَفْعَلُوْنَ ۝٣

Artinya: "Sangat besarlah kemurkaan di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa yang tidak kamu kerjakan."

Imam Thabari dalam kitab Jamiul Bayan, Jilid XXIII, halaman 350 menjelaskan bahwa ayat ini diturunkan Allah sebagai teguran kepada para sahabat. Bersumber diriwayatkan dari Abdullah bin Rawahah bahwa para sahabat pernah berkata, “Seandainya kami tahu amalan yang paling dicintai Allah, pasti kami akan melaksanakannya.” Lalu disampaikan bahwa amalan tersebut adalah iman dan jihad. Namun ketika perintah itu datang, sebagian merasa berat.

Lebih jauh, Imam ath-Thabari menjelaskan bahwa ayat ini mengandung peringatan tegas: Allah sangat membenci orang yang pandai berbicara, namun tidak mengamalkan apa yang ia ucapkan. Dalam ayat tersebut juga tersirat dua kelemahan mendasar manusia.

Pertama, adanya ketidaksesuaian antara ucapan dan perbuatan. Tidak sedikit dari kita yang fasih mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran, tetapi justru tidak menjadikannya sebagai bagian dari amal dalam kehidupan sehari-hari. Akibatnya, nasihat yang disampaikan kehilangan kekuatan karena tidak lahir dari keteladanan diri sendiri.

Kedua adalah tidak menepati janji. Padahal menepati janji adalah ciri orang beriman. Jika seseorang sering mengingkari janji, itu adalah tanda kemunafikan. Rasulullah saw bersabda:

ﺁيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلَاثٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا ائْتُمِنَ خَانَ. (رواه البخاري ومسلم)

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.