KHUTBAH JUMAT | Keutamaan Orang Berilmu
“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim” (HR. Ibnu Majah)
Para ulama’ serta ilmuwan terdahulu tidak pernah lelah dalam meningkatkan wawasan pengetahuannya sampai akhir hayat. Mereka percaya dan meyakini bahwa pengetahuan senantiasa berkembang seiring dinamika zaman. Allah swt. Mereka tidak pernah lelah dalam belajar hingga dapat memberikan manfaat kepada umat manusia.
Hadirin sidang jum’ah yang berbahagia,
Didalam ayat yang lain, Allah SWT menegaskan bahwa tidak sama antara orang yang berilmu, dengan orang yang tidak berilmu. Sebagaimana yang difirmankan Allah.
ۗ قُلۡ هَلۡ يَسۡتَوِي ٱلَّذِينَ يَعۡلَمُونَ وَٱلَّذِينَ لَا يَعۡلَمُونَۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُوْلُواْ ٱلۡأَلۡبَٰبِ
“Katakanlah, ‘Adakah sama mereka yang mengetahui dengan yang tidak mengetahui? Hanya orang-orang yang arif yang dapat menerima peringatan.” (QS. Az-Zumar/39:9).
Sangat jelas sekali perbedaan orang-orang orang yang berilmu, dengan orang-orang yang tidak berilmu. Orang-orang yang berilmu akan selalu mengetahui mana yang baik dan yang buruk, mana yang bermanfaat, dan mana yang tidak bermanfaat. Sedangkan orang yang tidak berilmu, mereka akan melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat atau sia-sia, bahkan melakukan hal-hal yang buruk. Orang yang berilmu akan beribadah dengan baik dan benar, dan orang yang tidak berilmu akan beribadah tanpa dasar. Itulah perebedaan orang-orang yang berilmu dengan yang tidak berilmu.
Hadirin sidang jum’ah yang berbahagia,
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!