KHUTBAH JUMAT | Haji dan Pesan Kesetaraan Manusia di Hadapan Allah
Umat muslim melaksanakan ibadah haji./visi.news/Kemenag.
Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
وَأَذِّن فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالا وَعَلَى كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِن كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ
Artinya, “(Wahai Ibrahim), serulah manusia untuk (mengerjakan) haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh.” (QS. Al-Hajj: 27).
Membaca ayat tersebut semakin menguatkan keyakinan kita akan kebenaran Al-Qur’an. Sebab, ayat ini Allah turunkan kepada Nabi Muhammad saat jumlah umat Islam masih sangat sedikit, dan belum tersebar ke mana-mana. Akan tetapi Allah sudah memastikan bahwa panggilan dan seruan haji akan dijawab oleh jutaan manusia dari segenap penjuru dunia.
Dan saat ini, kita sama-sama menyaksikan jutaan umat Islam dari penjuru dunia datang untuk memenuhi seruan itu, mulai dari Indonesia hingga Maroko, dari Nigeria hingga Kazakhstan, dan dari Amerika hingga Eropa, semua datang untuk memenuhi seruan tersebut.
Berkaitan dengan hal ini, Syekh Muhammad Ali as-Shabuni dalam kitab Tafsir Rawai’ul Bayan fi Tafsiri Ayatil Ahkam, jilid I, halaman 406, mengatakan:
تَوَجَّهَ النَّاسُ مِنْ مَشَارِقِ الْأَرْضِ وَمَغَارِبِهَا إِلىَ هَذِهِ الْبِلاَدِ الْمُقَدَّسَةِ، يَأْتُوْنَ إِلَيْهَا مِن كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ لِأَدَاءِ الْمَنَاسِكِ مِنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ
Artinya, “Manusia datang dari timur dan barat bumi menuju negeri yang suci ini, mereka mendatanginya dari segenap penjuru yang jauh untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah.”
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!