KHUTBAH JUMAT | Bencana Alam
نَدَبَ اللهُ إِلىَ التَّعَاوُنِ بِالْبِرِّ وَقَرَنَهُ بِالتَّقْوَى لَهُ؛ لِأَنَّ فِي التَّقْوَى رِضَا اللهِ، وَفِي الْبِرِّ رِضَا النَّاسِ، وَمَنْ جَمَعَ بَيْنَ رِضَا اللهِ وَرِضَا النَّاسِ فَقَدْ تَمَّتْ سَعَادَتُهُ وَعَمَّتْ نِعْمَتُهُ
Artinya, “Allah menganjurkan untuk saling tolong-menolong dalam kebajikan dan menggandengkannya dengan takwa kepada-Nya, karena sesungguhnya dalam takwa terdapat ridha Allah, dan dalam kebajikan terdapat ridha manusia. Dan barangsiapa yang menggabungkan antara ridha Allah dan ridha manusia, maka sungguh telah sempurna kebahagiaannya dan meluaslah nikmatnya.”
Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah
Di antara cara menumbuhkan empati terhadap korban bencana adalah dengan mulai membuka hati untuk merasakan apa yang mereka rasakan, kemudian mendorong diri untuk melakukan sesuatu yang nyata, seperti dengan menyisihkan sebagian harta, membantu proses evakuasi atau penggalangan dana, atau menyebarkan informasi yang benar agar bantuan tepat sasaran, sembari mendoakan mereka dengan sungguh-sungguh.
Demikianlah seharusnya kita bersikap dan bertindak ketika melihat saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Sebab kita semua sejak awal dibangun di atas ikatan saling peduli dan saling menguatkan. Maka setiap kali ada saudara kita yang tertimpa musibah, sesungguhnya hal itu adalah tanggung jawab kita untuk menutup segala retakan dan kesedihan yang mereka alami. Berkaitan dengan hal ini, Rasulullah saw bersabda:
الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
Artinya, “Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya bagaikan satu bangunan, yang saling menguatkan antara sebagian dengan sebagian yang lain.” (HR Bukhari & Muslim). Dan ketahuilah, jamaah Jumat yang dirahmati Allah, bahwa setiap empati, kepedulian dan pertolongan yang kita berikan kepada saudara kita yang sedang menderita itu tidak akan pernah sia-sia. Ia akan menjadi tabungan yang Allah simpan untuk kita, dan akan kita tuai kelak di akhirat.
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam salah satu riwayat, Rasulullah saw bersabda:
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!