KHUTBAH JUMAT | Memperbaiki Hati
“Wahai Rab kami, jangan Kau buat hati-hati kami tergelincir setelah Engkau beri kami petunjuk.” (HR. At-Tirmidzi).
Ayyuhannas,
Hati itu sangat membutuhkan untuk terus dikoreksi dan diawasi. Butuh penataan, penyucian, dan keteladaan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan sebuah doa kepada sahabat Hushain bin al-Mundzir radhiallahu ‘anhu,
اَللهُمَّ اَلْهِمْنِىْ رُشْدِيْ وَقِنِىْ شَرِّ نَفْسِىْ
“Ya Allah, ilhamkanlah kepadaku kecerdasan dan lindungilah aku dari kejahatan nafsuku.”
Oleh karena itu, kita perlu terus menjaga semangat untuk menyucikan hati kita. Siapa yang memperbaiki batinnya, maka Allah akan memperbaiki zahirnya. Siapa yang memperbaiki kondisinya saat sendiri, Allah akan memperbaiki kondisinya saat di tengah keramaian. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِـنْ يَنْظُرُ إِلَى قُــــلُوبِكُمْ وَأَعْمَــالِكُمْ
“Sungguh Allah tidak melihat rupa dan harta kalian, melainkan melihat hati dan amal kalian.” (HR Muslim)
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!