Ketika Berandalan Bermotor di Sukabumi Diamankan Polisi: Tawuran Gagal, Ujungnya Nangis di Polres

ED
Selasa, 3 September 2024 | 05:36 WIB
Bagikan
Ketika Berandalan Bermotor di Sukabumi Diamankan Polisi: Tawuran Gagal, Ujungnya Nangis di Polres
VISI.NEWS | SUKABUMI - Polisi mengamankan 12 orang anggota berandalan bermotor di Jalan Sarasa, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Minggu (1/9/2024) dini hari. Saat itu mereka sudah berniat untuk tawuran dengan kelompok berandalan bermotor lainnya. “12 orang itu adalah PS (16), MI (17), RA (16), S (18), JZ (14), S (22), F (14), R (26), MR (26), MF (26), DU (17) dan DS (31),” kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi dalam konferensi pers di Polres Sukabumi Kota, Senin (2/9/2024). Lebih lanjut, Rita menjelaskan 12 orang itu dari dua kelompok berandalan bermotor yang menamakan Sukabumi Albes dan Loas Vegas. Dua kelompok itu diduga akan melakukan aksi tawuran dengan kelompok Never Die di sekitar Gembok Cinta, Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Akan tetapi aksi tawuran itu gagal berkat informasi dari masyarakat. Polisi bergerak menuju lokasi tempat berkumpulkan kelompok berandalan bermotor itu. Ketika polisi tiba, kelompok berandalan bermotor itu kocar-kacir melarikan diri. Namun usaha untuk kabur itu gagal, mereka pun digiring ke Polres Sukabumi Kota. Adapun senjata tajam yang akan digunakan untuk tawuran berupa celurit, sabit, panah, pisau dan cobek disembunyikan di sebuah gudang. “Kami mengamankan barang bukti berupa 25 buah senjata tajam berbagai jenis, 9 unit sepeda motor dan 3 unit telepon genggam,” ujar Rita. Menangis di Polres Dari hasil penelusuran, Rita mengatakan 12 orang yang diamankan itu merupakan warga Kecamatan Cibeureum, Kecamatan Lembursitu juga Kecamatan Nyalindung. Rinciannya, 6 orang pelajar dan 6 orang lagi tidak bekerja. Terhadap 12 orang yang berstatus sebagai saksi itu, Polres Sukabumi Kota hanya memberikan pembinaan dan wajib lapor berturut-turut selama 3 bulan sebagai bentuk pengawasan. Pihak polres telah mengundang para orang tuanya, keluarga serta guru sekolahnya. Berandalan bermotor itu merasa menyesal dan menangis saat minta maaf ke orang tuanya dan keluarganya. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.