Kesaksian Dani soal Gas Bocor Picu Kebakaran 68 Rumah di Jaktim
Dani tidak mampu menyelamatkan rumah dan harta benda lainnya. Ia menaksir kerugian yang dialami keluarganya lebih dari Rp 100 juta.
"Kalau harta benda di rumah udah nggak ada yang kebawa, rata semua. Kalau kerugian buat harta benda, tapi untuk kalkulasi rumah yang mungkin Rp 100-an juta," ungkapnya.
Ia berharap ekonomi keluarganya segera pulih. Menurut Dani, aspek ekonomi menjadi prioritas agar dia dapat berdagang dan beraktivitas normal kembali.
"Ya untuk kembalikan ya mungkin ekonomi, ya ekonomi nomor satu lah ya tetap ya. Agar bisa berusaha lagi, untuk bisa dagang lagi, untuk aktivitas kembali normal lagi aja," ucapnya
Ia turut berpesan agar warga lebih waspada ketika memasang tabung gas agar kebakaran tidak terulang.
"Harus tetap hati-hati menggunakan gas LPG juga. Ya tetap hati-hati," ucapnya
Pada waktu yang sama, ketua RW setempat, Dwi Lestari, sempat memberi keterangan soal jumlah korban luka. Terkonfirmasi saat ini belum ada korban jiwa, tetapi terdapat 9 korban luka dengan rincian 1 korban luka berat, 1 korban luka sedang, dan 7 korban luka ringan.
"Ada 9 orang, yang 1 luka parah. Itu sudah dibawa ke RS Carolus, rawat inap. Kalau yang 1 lagi agak parah, tapi dia nggak mau dirawat inap. Jadi ada di pengungsian tenda. Terus sisanya ringan-ringan aja," ungkap Dwi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!