Kertajati Disiapkan Jadi MRO Pesawat Tempur TNI
Optimisme tersebut antara lain didasarkan pada keberhasilan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) dalam melakukan pemeliharaan kelas berat pesawat Hercules. Menurut Sjafrie, kemampuan tersebut menunjukkan peningkatan kapasitas teknologi dan sumber daya manusia industri dalam negeri.
Kemenhan memandang kemampuan teknis tersebut dapat menjadi salah satu fondasi pengembangan fasilitas MRO di Kertajati. PT GMF dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) disebut akan terlibat dalam pengembangan fasilitas tersebut.
“Kita berupaya pengembangan kekuatan pertahanan ini kita tingkatkan dengan menggunakan kemampuan dari awak teknis yang berasal dari putra-putri bangsa Indonesia sendiri,” kata Sjafrie.
Langkah ini sekaligus memperkuat arah transformasi Kertajati menjadi kawasan industri kedirgantaraan. Sebelumnya, PTDI dan PT Bandarudara Internasional Jawa Barat telah menandatangani kerja sama untuk mengembangkan kawasan Kertajati sebagai hub industri kedirgantaraan, dengan relokasi fasilitas MRO sebagai salah satu tahapan awal.
Pengembangan tersebut juga melengkapi fungsi Kertajati sebagai bandara. Pemerintah menegaskan aktivitas penerbangan haji dan umrah tetap dapat berjalan di tengah rencana pembangunan kawasan MRO dan industri kedirgantaraan.
Dengan arah baru tersebut, Bandara Kertajati kini diproyeksikan memiliki fungsi yang lebih luas. Bukan hanya sebagai infrastruktur transportasi udara, tetapi juga sebagai salah satu simpul penting bagi pengembangan teknologi, industri, dan kemandirian pertahanan Indonesia.
Jika seluruh tahapan pengembangan berjalan sesuai rencana, Kertajati berpotensi menjadi salah satu pusat MRO militer strategis di Indonesia. Dari perawatan pesawat Hercules hingga kemampuan menangani pesawat tempur di masa depan, kawasan ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan operasional TNI AU sekaligus memperbesar peran industri dan tenaga teknis Indonesia dalam menjaga kedaulatan teknologi pertahanan nasional.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!