Kemensos Ungkap Penyebab Perubahan Desil DTSEN Volume 3

Desi Rossilawati
Jumat, 4 September 2026 | 15:46 WIB
Bagikan
Kemensos Ungkap Penyebab Perubahan Desil DTSEN Volume 3

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf./visi.news/cakrakrisna.

Desil Bukan Ukuran Langsung Penghasilan

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Perencanaan dan Evaluasi Kebijakan Strategis, Andy Kurniawan, menjelaskan desil DTSEN bukan ukuran langsung untuk menentukan seseorang tergolong kaya atau miskin maupun untuk mengetahui besaran penghasilannya.

Desil merupakan pemeringkatan relatif tingkat kesejahteraan penduduk secara nasional. Setelah penduduk diurutkan berdasarkan tingkat kesejahteraan dari yang terendah hingga tertinggi, mereka kemudian dibagi menjadi 10 kelompok yang disebut desil.

"Desil itu bukan sertifikat kaya dan miskin. Desil tidak bisa disamakan secara ekuivalen dengan penghasilan. Desil 1 penghasilannya sekian atau desil 10 penghasilannya sekian, itu tidak bisa," kata Andy.

Karena bersifat relatif, posisi desil seseorang dapat berubah meskipun kondisi ekonominya tidak mengalami perubahan.

Perubahan posisi tersebut juga dapat terjadi ketika kondisi keluarga lain yang masuk dalam pemeringkatan mengalami perubahan. Dengan demikian, perubahan desil tidak selalu menunjukkan adanya perubahan kondisi ekonomi pada individu atau keluarga yang bersangkutan.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.