Kemendikti Saintek: Pemangkasan Anggaran Riset Belum Final, Fokus Pada Kebutuhan Utama
VISI.NEWS | JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek) menegaskan rencana pemangkasan anggaran riset belum final.
Hal itu diungkapkan oleh Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendikti Saintek Karlisa Priandana.
"Memang belum final, gitu ya," kata Karlisa dikutip dari keterangannya, Senin (17/2/2025).
Meski demikian Karlisa berharap, jika pemangkasan anggaran riset jadi dilakukan dampaknya tidak akan signifikan terhadap kegiatan riset di lingkungan Kemendikti.
Beban operasional yang akan kena efisiensi anggaran
Pihaknya akan berupaya memprioritaskan pemotongan pada beban operasional untuk menjaga agar biaya riset tidak terganggu.Sehingga nantinya biaya riset bisa tetap tidak terganggu dan semua pelaksanaan riset di Kemendikti Saintek tetap berjalan sebagai mana mestinya utamanya terkait kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
"Jadi tetap kita akan fokus ke beberapa riset-riset yang penting, salah satunya AI. Karena AI ini kalau industri yang based on AI itu pasti akan lebih punya competitive advantage dibandingkan industri-industri yang tidak punya AI, yang tidak pakai AI gitu kan. Jadi tetap kita akan jalankan AI, riset-riset AI ini dengan kondisi yang ada," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran kementerian dan lembaga.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!