Kemendikbudristek Dorong PT Kecil-kecil Lakukan Merger. Ini Alasannya

ED
Rabu, 26 Januari 2022 | 04:36 WIB
Bagikan
Kemendikbudristek Dorong PT Kecil-kecil Lakukan Merger. Ini Alasannya

Pada bagian lain, direktur kelembagaan itu, menyatakan, Kemendikbudristek mendorong PT berskala kecil-kecil yang mengalami kesulitan agar bergabung menjadi universitas atau institut.

Dia menyebutkan, banyak akademi dan sekolah tinggi yang bisa bergabung menjadi institut atau sekolah tinggi dengan sekolah tinggi menjadi universitas.

Menurut dia, saat ini ada 237 perguruan tinggi di Jawa Tengah yang terlalu gemuk dan tidak efisien, supaya melakukan penggabungan. Ditargetkan, pada 2022 PT kecil - kecil tersebut dapat bergabung menjadi 182 PT

"Sebagai contoh, di Jateng perguruan tinggi Triguna di Pati bergabung atau merger dengan Dutagama Klaten dan salah satu PT di Solo, menjadi sebuah universitas. Selama saya menjadi saya di Jateng, terdapat 38 PT yang didorong melakukan penggabungan tanpa gaduh," sambungnya.

Dr. Lukman menambahkan, pemerintah memberikan insentif dana senilai Rp 200 juta kepada PT hasil merger. Di seluruh Indonesia, pada 2022 ditargetkan sebanyak 600 PT melakukan merger dan khusus di Jateng sebanyak 40 PT potensial bisa merger sehingga jumlahnya menjadi 182.

Menyinggung kelemahan PT berskala kecil yang didorong melakukan merger, menurut Dr Lukman, bisa karena punya dosen tapi tidak punya mahasiswa, punya infrastruktur tapi tidak punya dosen dan ada PT punya dosen tidak punya sarana prasarana.

"Kondisi PT tersebut, sebetulnya masih sehat tapi kinerja menurun sehingga tidak bisa hidup. Jadi biar yang kecil-kecil benar-benar sehat," sambungnya.@tok

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.