Kemenag Akan Buka Pusat Studi Pesantren di PTKIN Mulai 2025, Ini Tujuannya
Akan hadirnya Pusat Studi Pesantren juga sudah diketahui Ketua Forum Rektor PTKIN se-Indonesia, Masnun Taher. Masnun menjelaskan untuk mewujudkan inisiasi baik ini prosesnya tidak sulit.
"Insya Allah ini prosesnya mudah, tinggal Rektor meng-SK-kan saja," tutur Masnun.
Melalui pusat studi ini, akan dikeluarkan berbagai kajian-kajian tentang pesantren. Kajian ini akan dibutuhkan PTKIN untuk mendapatkan gambaran tentang pendidikan keagamaan dan kebangsaan yang berkualitas.
"Gambaran Pendidikan Keagamaan yang berkualitas kita sangat butuh dengan kajian-kajian tentang pesantren," pungkas Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram itu.
Pesantren Akan Jadi Direktorat Jenderal Baru di Kemena
Kehadiran pendidikan pesantren memang tengah digencarkan eksistensinya di pemerintahan Menteri Agama, Nasaruddin Umar. Tidak hanya kehadiran di PTKIN, Kemenag juga diketahui akan membentuk Direktorat Jenderal Pesantren.
Kini, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren tengah menyiapkan Naskah Akademik Direktorat Jenderal Pesantren (PD Pontren). Naskah akademik ini disusun bersama asosiasi-asosiasi Pesantren dan Majelis Masyayikh.
Menag Nasaruddin Umar mengatakan jika pesantren adalah lembaga yang murni lahir dari rahim Nusantara. Ia menambahkan fakta menunjukkan perintis dunia pendidikan yang sistematis dalam sejarah bangsa Indonesia adalah pondok pesantren.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!