Keluarga Korban Minta Polisi Ungkap Motif di Balik Tragedi Mutilasi di Ngawi
VISI.NEWS | NGAWI - Keluarga Uswatun Khasanah (30), warga Desa Bance, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur yang menjadi korban mutilasi dan jasadnya ditemukan dalam koper berwarna merah di Kabupaten Ngawi, masih menunggu informasi resmi dari pihak kepolisian terkait kasus tersebut.
Ayah tiri korban, Hendi Suprapto menyatakan, keluarga menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak polisi.
"Kami masih menunggu, belum ada kabar dari polisi. Semuanya, kami serahkan ke polisi, kami pasrah," ujar Hendi, dikutip dari keteranganya, Senin (27/1/2025).
Hendi pun menyampaikan rasa syukurnya setelah mendapat kabar bahwa pelaku mutilasi telah ditangkap. Namun, keluarga berharap bisa bertemu langsung dengan pelaku.
"Kami ingin ketemu pelaku. Hanya ingin tanya apa masalahnya sampai tega melakukan ini. Itu pun kalau polisi mengizinkan," tambahnya.
Terkait bagian tubuh korban yang masih hilang, keluarga mengaku belum menerima kabar resmi dari kepolisian. Berdasarkan informasi sementara, kepala korban ditemukan di Trenggalek, sementara kaki ditemukan di Ponorogo.
"Soal bagian tubuh korban yang ditemukan, kami juga masih menunggu kabar dari polisi," jelas Hendi.
Keluarga korban berharap polisi segera mengungkap motif pelaku dan memberikan keadilan atas tragedi ini. Sementara itu, ibu kandung korban tampak terpukul dan hanya bisa pasrah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!