Kekayaan Sejarah dan Kuliner Ngawi yang Luput dari Wisatawan

ED
Sabtu, 20 Juni 2026 | 04:15 WIB
Bagikan
/

Wisata sejarah tentu belum lengkap tanpa mencicipi kuliner khas daerah. Di sela-sela perjalanan, Tim Gowes VISI.NEWS menikmati berbagai makanan tradisional yang menjadi kebanggaan masyarakat Ngawi.

Salah satunya adalah Tepo Tahu, makanan sederhana namun kaya cita rasa yang memadukan ketupat tepo dengan tahu serta bumbu kacang khas.

Tim juga mencicipi Lethok, masakan tradisional berbahan tahu dan tempe dengan kuah santan yang gurih.

Tak ketinggalan, hidangan populer seperti Nasi Pecel Ngawi, Sate Ayam Ngawi, Rawon Ngawi, dan Tongseng Kambing turut menjadi santapan yang menggugah selera.

Pengalaman kuliner semakin lengkap dengan mencicipi Nasi Ikan Asap yang kaya rasa, serta menyeruput hangatnya Wedang Cemue yang menjadi penutup sempurna perjalanan hari itu.

Belajar dari Sejarah, Menikmati Kearifan Lokal

Kunjungan Tim Gowes VISI.NEWS ke berbagai situs bersejarah di Ngawi memberikan pelajaran berharga bahwa sebuah daerah tidak hanya dikenal dari pembangunan fisiknya, tetapi juga dari kemampuannya menjaga warisan sejarah dan budayanya.

Mulai dari Masjid Agung Ngawi yang telah berdiri sejak abad ke-19, Museum Trinil yang menyimpan jejak manusia purba, Benteng Van Den Bosch yang menjadi saksi kolonialisme, hingga Omah Joglo yang merepresentasikan kejayaan budaya Jawa, semuanya membentuk identitas Ngawi yang kaya dan berkarakter.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.