Kejar Percepatan, Ganjar Minta Gerakkan Jogo Tonggo Bantu Vaksinasi

ED
Selasa, 16 November 2021 | 08:36 WIB
Bagikan
Kejar Percepatan, Ganjar Minta Gerakkan Jogo Tonggo Bantu Vaksinasi

VISI.NEWS | JAWA TENGAH - Pemerintah Jawa Tengah meminta percepatan vaksin di seluruh daerah. Sampai hari ini, tercatat sudah ada sekitar 19 juta orang divaksinasi. Jumlah ini akan ditingkatkan sampai akhir tahun.

Komitmen itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai mendapat paparan dari Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Pranowo pada rapat penanganan Covid-19 di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (15/11/2021). Dari paparan tersebut diketahui jumlah masyarakat Jawa Tengah yang sudah tervaksinasi 66,16 persen atau sekitar lebih dari 19 juta orang untuk  dosis pertama dan 41,15 persen untuk dosis keduanya.

Upaya percepatan dilakukan seiring menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Sebab, dari survei Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan, potensi perjalanan orang pada libur Nataru nanti diperkirakan ada  sekitar 4 juta orang. Terkait percepatan ini, lansia tetap menjadi prioritas.

Saat ini masih terdapat sepuluh daerah di Jawa Tengah yang capaian vaksinasi bagi lansianya masih di bawah 40 persen. Sementara untuk capaian vaksinasi umum hanya menyisakan satu daerah yang belum mencapai 50 persen.

"Masih ada sekitar 10 kabupaten/kota yang belum 50 persen untuk lansia, masih di bawah 40 persen. Kesepuluh daerah itu kita minta mengejar (vaksinasi) untuk yang lansia dan melakukan percepatan. Stok vaksin kita sekarang banyak banget. Silakan lakukan serangan yang lebih masif lagi. Mudah-mudahan dua hari ini bisa selesai," ajak Ganjar.

Kesepuluh daerah tersebut meliputi Jepara, Pemalang, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pekalongan, Purbalingga, Pati, Batang, Banjarnegara, Blora, dan Kudus. Sementara satu kabupaten yang vaksinasinya umum belum di atas 50 persen adalah Kabupaten Banjarnegara.

"Sepuluh daerah itu khusus lansia, kalau yang untuk umum tinggal Banjarnegara saja. Dugaan saya besok saja sudah bisa 50 persen," ucapnya optimis.

Ganjar menjelaskan capaian target vaksinasi di Kabupaten Banjarnegara masih rendah dikarenakan saat memulai terbilang lambat. Maka dari itu sekarang diminta melakukan percepatan untuk mengejar ketertinggalan.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.