Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

"Kebon Rojo" Peninggalan Keraton Surakarta Disulap Jadi "Solo Safari"

ED
Sabtu, 28 Januari 2023 | 18:44 WIB
Bagikan
"Kebon Rojo" Peninggalan Keraton Surakarta Disulap Jadi "Solo Safari"

VISI.NEWS | SOLO - Kebun binatang peninggalan Keraton Surakarta yang di tempo dulu bernama "Kebon Rojo" dan terpaksa dipindah ke Taman Jurug akibat tergusur pembangunan Monumen PON I Stadion Sriwedari, kini berubah nama menjadi Solo Safari.

Perubahan nama dari Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) menjadi Solo Safari, menyusul upaya Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menggandeng Taman Safari Indonesia untuk menyulap kebun binatang yang dirancang sebagai wahana edukasi dan Pengambangan satwa langka menjadi destinasi wisata modern.

Meskipun pembangunan Solo Safari belum rampung seluruhnya, pada Jumat (27/1/2023), kawasan wisata hiburan dan edukasi satwa Solo Safari, yang menempati areal seluas 13,9 hektar resmi dibuka untuk umum.

Ketua Yayasan Konservasi Margasatwa Indonesia (YKMI), Agus Santoso, dalam soft opening Solo Safari, yang dihadiri wali kota Solo, Gibran, mengungkapkan, di Solo Safari terdapat lebih dari 347 individu satwa dari total 87 spesies satwa endemik Indonesia yang terancam punah dan dilindungi.

"Solo Safari merupakan proyek kerja sama operasi antara Perumda TSTJ dengan Taman Safari Indonesia Group. Proyek ini merupakan  peremajaan Jurug Solo Zoo yang sudah beroperasi selama lebih dari empat dekade. Solo Safari hadir dengan konsep baru dan modern berdasarkan standar Taman Safari Indonesia," katanya.

Menurut Agus, Solo Safari direvitalisasi sebagai tempat rekreasi bernuansa alam dengan keunikan satwa eksotis. Seluruh satwa ditempatkan tanpa menggunakan kandang.

Gibran yang menandai soft opening Solo Safari dengan pemukulan gong dan menerima kedatangan "Elang Bondhol" maskot DKI Jakarta, menyatakan, Solo Safari mengukuhkan Kota Solo sebagai destinasi wisata nasional, disamping dikenal sebagai destinasi wisata kuliner dan budaya.

Gibran juga berharap Solo Safari dapat berdiri sebagai sarana penelitian bagi berbagai disiplin ilmu, seperti kedokteran hewan, biologi, peternakan, dan lainnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.