Kantor Kemenhaj Sukabumi Ungkap Ciri-ciri Modus Penipuan Terkait Haji
Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sukabumi./visi.news/Andri.
VISI.NEWS | SUKABUMI - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sukabumi mengingatkan para calon jemaah haji untuk tidak mudah percaya terhadap penelpon yang menghubungi dengan alasan pembaruan data.
Pihak Kemenhaj menegaskan, hal tersebut merupakan modus penipuan yang bertujuan menguras dana di rekening jemaah.
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Sukabumi, Abdul Manan, mengungkapkan modus penipuan ini dilakukan dengan cara menghubungi jamaah melalui telepon dengan mengaku dari kantor Kementerian Agama (Kemenag) atau Kemenhaj.
“Penelepon itu menghubungi jemaah untuk melakukan update data, modusnya seperti itu, kemudian mereka ketika ditelepon si jemaah itu, disuruh datang ke kantor kementerian agama atau kementerian haji, dengan membawa dokumen-dokumen seperti KTP, KK dan lainnya dengan alasan ada perubahan data tadi,†ujarnya.
Manan melanjutkan, ketika jemaah itu tidak bisa datang ke kantor karena faktor jarak dan lainnya, maka penelpon melakukan modus lanjutan yaitu menawarkan bantuan untuk perubahan data tersebut melalui video call dengan meminta foto KTP serta data dan dokumen lainnya.
Menurutnya, di Kabupaten Sukabumi sudah ada sekitar 20 jamaah yang datang ke kantor Kemenhaj untuk mengkonfirmasi. Selain itu, laporan serupa juga diterima melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah.
Manan menegaskan, jika menerima telepon dengan modus seperti itu, jamaah diminta untuk tidak melayani dan segera melakukan konfirmasi langsung ke kantor Kemenhaj di Cikembang. Ia juga mengingatkan agar tidak pernah memberikan data pribadi, seperti foto KTP, PIN, maupun kode OTP kepada pihak mana pun.
Selain itu, jamaah diminta untuk tidak mengklik aplikasi atau tautan yang dikirim oleh pihak tidak dikenal. Semua yang diperintah oleh si penelepon merupakan upaya untuk menguras dana dalam rekening jemaah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!