Kang DS, "Ud’uni astajib lakum!"
VISI.NEWS | BANDUNG - Di rumah dinas Bupati Bandung di Soreang, Sabtu (8/3/2026) sore itu, suasananya tidak sepenuhnya seperti forum resmi pemerintah. Hampir 100 wartawan duduk santai. Mereka menunggu pernyataan penting dari Bupati HM Dadang Supriatna—yang lebih populer dipanggil Kang DS—soal isu hangat belakangan ini, terutama soal nasib guru PPPK, ditengah ketatnya penghematan anggaran dari pusat. Di sela penjelasannya, ia melempar satu kalimat yang terdengar seperti doa sekaligus pegangan hidupnya."Ud’uni astajib lakum!”
Ayat itu artinya sederhana: Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan. Tapi di tangan Kang DS, kalimat itu seperti menjadi filosofi kerja. Antara program pembangunan, agenda sosial, dan—tentu saja—politik yang tidak pernah benar-benar jauh dari seorang kepala daerah.
Kang DS dikenal sebagai bupati yang rajin bekerja. Sebagian staf menyebutnya workaholic. Agenda harian padat, rapat sering panjang, dan kunjungan lapangan hampir rutin. Tapi yang membuatnya agak berbeda dari banyak kepala daerah lain, di tengah serangan politik yang terus diarahkan kepadanya adalah cara ia merawat sisi spiritualitasnya.
Baca juga Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H, Kang DS: Nilai Agamis Pondasi Utama Kebijakan Pemkab Bandung Kang DS Gelar Gerakan Pangan Murah dan Santuni 1.063 Anak Yatim di Sapan Desa Tegalluar Bupati Bandung Gelar Jumling di Majalaya, Salurkan Santunan Anak Yatim dan Bantuan MasjidPuasa Senin-Kamis masih dijaga. Pengajian malam Jumat jarang absen. Silaturahmi dengan para ulama dilakukan seperti agenda resmi yang tak tertulis di kalender pemerintah.
Kalau ngobrol soal agama, kata beberapa orang dekatnya, waktunya bisa lebih panjang dari pembahasan proyek jalan kabupaten.
Di depan wartawan, ia juga menyelipkan pesan yang terdengar sederhana tapi sebenarnya cukup politis: verifikasi. Jangan mudah menyimpulkan. Jangan gampang su’udzon. “Positive thinking dulu,” katanya.
Nasihat yang mungkin relevan di era media sosial, ketika kabar kadang berlari lebih cepat daripada akal sehat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!