Kang DS Berharap GP Ansor Jadi Wadah Organisasi Bermanfaat bagi Masyarakat Kabupaten Bandung
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 6 September 2025 | 19:51 WIB
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Bupati Bandung Dadang Supriatna mengucapkan selamat dan apreasiasi kepada Ketua dan pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Bandung dan Banser yang pada hari ini dikukuhkan dan dilantik oleh pengurus Pimpinan Pusat GP Ansor.
"Selamat bekerja, selamat berkolaborasi dan selamat menjalankan program-program strategis untuk kemajuan dan meningkatkan pembangunan di Kabupaten Bandung. Semoga kepengurusan baru Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bandung menjadi wadah organisasi yang betul-betul bermanfaat untuk khalayak masyarakat, terutama di Kabupaten Bandung," harap Bupati Dadang Supriatna saat menghadiri Inaugurasi PC GP Ansor Kabupaten Bandung di Miko Mall Bandung, Sabtu (6/9/2025).
Bupati Bandung menyebutkan bahwa salah satu tujuan lahirnya GP Ansor ini adalah mengawal dan pengamanan para ulama. GP Ansor lahir pada tahun 1934, sebelum Indonesia merdeka.
"Saat ini diarahkan bagaimana untuk membantu pemerintah dalam kegiatan sosial," katanya.
Hal itu disebutkan Dadang Supriatna karena ia sempat tercengang dan turut mengucapkan duka cita saat mengetahui ada seorang ibu beserta dua anaknya diketahui diduga bunuh diri.
"Itu warning buat kita semua. Maka, saya tugaskan kepada GP Ansor kedepan untuk terus bergerak di bidang sosial. GP Ansor untuk mengawal, mengecek kondisi di lapangan untuk dilaporkan langsung kepada saya. Ini berlaku bagi ormas-ormas (organisasi masyarakat) lainnya," tuturnya.
Sebelumnya, Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna menyebutkan, dalam berbagai kegiatan sudah menyampaikan kepada RT, RW dan kepala desa dan para camat untuk peka terhadap kondisi di lapangan.
"Karena mereka tahu persis kondisi di lapangan. Jangan sampai terjadi kembali (warga bunuh diri)," katanya.
Kang DS menyatakan sangat apreasiasi dengan tagline KUAT pada kegiatan pengukuhan GP Ansor Kabupaten Bandung tersebut. Tagline KUAT (Komitmen, Unggul, Aktif dan Terpimpin).
"Karena memang Ansor ini dilahirkan untuk mengawal NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Bahkan bukan mengawal lagi, tapi bagaimana untuk memerdekakan pada saat itu (1945). Ironis kalau seandainya GP Ansor bertolak belakang atau tidak selaras dengan pemerintah," ucapnya.
Maka, lanjut Kang DS, dengan GP Ansor ini akan tetap berkolaborasi untuk melakukan kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Bandung.
"Sewaktu-waktu kita akan undang OKP (organisasi kepemudaan) maupun Ormas untuk berdiskusi dengan saya langsung, termasuk dengan Ketua DPRD untuk membuka ruang komunikasi dan berdiskusi. Termasuk akan mengundang para kepala desa. Untuk keutuhan NKRI dan kemajuan Kabupaten Bandung," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Bedas turut mengungkapkan lahirnya GP Ansor pada bulan April 1934, sebelum Indonesia merdeka. GP Ansor salah satu yang memiliki peran ikut serta dalam kemerdekaan negara Republik Indonesia ini.
"Pada saat itu termasuk para ulama, GP Ansor dan Banser bersatu untuk Kemerdekaan Republik Indonesia. Yang tentunya pada usia 80 tahun Kemerdekaan RI ini, MPR RI/DPR RI harus tetap kita pertahankan untuk mengawal Kemerdekaan RI ini. Termasuk peran GP Ansor untuk mengawal Kemerdekaan RI ini," katanya.
Bupati Kang DS turut mengucapkan terima kasih kepada sejumlah pihak, termasuk GP Ansor Kabupaten Bandung.
"Alhamdulillah, sampai saat ini kondisi Kabupaten Bandung tetap kondusif. Di dalamnya ada peran seluruh masyarakat Kabupaten Bandung, termasuk GP Ansor Kabupaten Bandung," katanya.
Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini menyatakan bahwa pihaknya siap melakukan kolaborasi dan sinergitas serta kerjasama dengan GP Ansor untuk kemajuan dan meningkatkan pembangunan di Kabupaten Bandung.
"Dengan harapan GP Ansor dan Banser betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Bandung," harapnya.
Pada kesempatan itu turut hadir Anggota DPR RI Asep Romy Romaya, Anggota DPRD Jabar Asep Syamsudin dan Humaira Zahrotun Noor. Selain itu jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung, yakni Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf. Tinton Amin Putra, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi, Anggota DPRD Kabupaten Bandung Hadiat, Ketua KNPI Kabupaten Rifki Fauzi dan para pihak lainnya. @kos
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!