KAJIAN | Tabarruk
ففي هذه الآية التي بين الشارع حكمها وأوضح أمرها ثمان مسائل استقبلها العلماء ...وخامسها أمره صلى الله عليه وسلم ان يستقوا من بءر( bi ri )الناقة دليل على التبرك باثار الأنبياء والصالحين وان تفادمت اعصارهم وخفيت اثارهم.
"Kemudian dalam ayat ini, yang hukum dan perkaranya telah dijelaskan Nabi, ada delapan masalah yang dirumuskan oleh ulama...dan yang ke lima adalah perintah Nabi SAW kepada para sahabat untuk mengambil air dari sumur ( yang didekati ) unta, Menjadi dalil atas tabarruk dengan atsar para Nabi dan shalihin, kendati masa mereka telah lewat dan atsarnya sudah tidak jelas."
Maksud perintah Nabi SAW kepada sahabat diatas adalah perintah beliau dalam hadits:
عن نافع ان عبد الله بن عمر اخبره ان الناس نزلوا مع الرسول الله صلى الله عليه وسلم على الحجر ارض ثمود فاستقوا من ابارها وعجنوا به العجين فامرهم رسول الله صلى الله عليه وسلم ان يهريقوا ما اتقوا ويعلفوا الإبل العجين وامرهم ان يستقوا من البءر التي كانت تردها الناقة.
"Dari Nafi' , sungguh Abdullah bin Umar bercerita tentang rombongan yang beristirahat bersama Rasulillah SAW didepan Hijr(desa yang terletak diantara kota madinah dan syam ) bumi kaum Tsamud, kemudian mereka mengambil air dari sumur-sumurnya dan membuat adonan makanan dengannya. Lalu Rasulullah SAW memerintahkan mereka agar menumpahkan air yang telah diambil dan memberi makan unta dengan adonan makanan tersebut, serta memerintahkan mereka mengambil air dari sumur yang didekati unta."( HR. Muslim )
Maka seperti halnya dalam tawassul, orang-orang shalih ditabarruki sebab khusnudzan atas keistimewaan dan kedekatan mereka disisi Allah SWT. Petilasan, dan kuburan semisal, dicari barakahnya sebab kemuliaan orang shalih yang pernah membangun atau tapak tilas,menyinggahi atau menempatinya. Sebuah benda dijadikan media tabarruk sebab keagungan pemiliknya, seperti sampul mushaf al-Qur'an yang mempunyai barakah, wajib dimuliakan dan haram dihina, tiada lain karena telah menjadi sampul kitab mulia.
Untuk itu contoh ringkas dalil tabarruk dan perakteknya dari Nabi SAW supaya hati kita mantap dan hilang akan keraguan dan kekhawatiran terjerumus pada ke syirikan
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!