Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Minggu 13 September 2026 13 Sep 2026 Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan Picu Keluhan, Farhan Janji Kawal Keselamatan 12 Sep 2026 Gelombang Tinggi Dibalik Misteri Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda 12 Sep 2026 260 Warga Kabupaten Bandung Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo 12 Sep 2026 Drama Menit Akhir! Persija Bungkam Persib 2-1 di GBK 12 Sep 2026 Jurnalis Sukabumi Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan yang Hilang 12 Sep 2026 Persib Bandung Tertinggal 0-1 dari Persija di Babak Pertama 12 Sep 2026 VinFast Siapkan 27 Showroom EV di Filipina 12 Sep 2026 Thailand Percepat Investasi Industri US$3,66 Miliar 12 Sep 2026 Kasus Dugaan Korupsi di BJB: Mengapa Ridwan Kamil Belum Tersangka? 12 Sep 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Minggu 13 September 2026 13 Sep 2026 Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan Picu Keluhan, Farhan Janji Kawal Keselamatan 12 Sep 2026 Gelombang Tinggi Dibalik Misteri Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda 12 Sep 2026 260 Warga Kabupaten Bandung Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo 12 Sep 2026 Drama Menit Akhir! Persija Bungkam Persib 2-1 di GBK 12 Sep 2026 Jurnalis Sukabumi Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan yang Hilang 12 Sep 2026 Persib Bandung Tertinggal 0-1 dari Persija di Babak Pertama 12 Sep 2026 VinFast Siapkan 27 Showroom EV di Filipina 12 Sep 2026 Thailand Percepat Investasi Industri US$3,66 Miliar 12 Sep 2026 Kasus Dugaan Korupsi di BJB: Mengapa Ridwan Kamil Belum Tersangka? 12 Sep 2026

K-pop Jadi Strategi FIFA Menarik Penonton Global di Piala Dunia 2026

ED
Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:43 WIB
Bagikan
K-pop Jadi Strategi FIFA Menarik Penonton Global di Piala Dunia 2026

Penampilan Lisa BLACKPINK di opening ceremony Piala Dunia 2026 di Amerika./visi.news/AFP.

VISI.NEWS | BANDUNG - K-pop disebut menjadi salah satu strategi baru Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) untuk memperluas jangkauan penonton global pada ajang Piala Dunia. Di tengah perubahan pola konsumsi media dan meningkatnya dominasi platform digital, FIFA menghadapi tantangan untuk menjaga relevansi turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut di kalangan generasi muda.

Selama beberapa dekade, Piala Dunia FIFA menjadi ajang olahraga paling banyak ditonton di dunia, dengan miliaran penonton setiap empat tahun. Namun, perubahan perilaku penonton membuat FIFA mencari pendekatan baru agar tetap mampu menarik perhatian audiens global.

Menurut tulisan Jon Lui, salah satu jawabannya adalah K-pop, yang kini telah berkembang menjadi fenomena budaya global.

Tahun ini, dinamika Piala Dunia juga disebut semakin kompleks dengan adanya boikot dari sebagian pihak yang menyoroti isu kebijakan imigrasi dan visa Amerika Serikat serta penerapan harga dinamis tiket oleh FIFA. Kondisi tersebut diperparah dengan laporan ratusan ribu tiket yang belum terjual menjelang pertandingan.

Di tengah situasi itu, muncul pertanyaan apakah penonton akan datang bukan hanya karena sepak bola, melainkan juga karena faktor hiburan lain seperti musik.

K-pop sebagai kekuatan budaya global

K-pop kini tidak lagi hanya dipandang sebagai genre musik, melainkan sebagai kekuatan budaya global. Grup seperti BTS, BLACKPINK, SEVENTEEN, Stray Kids, dan aespa memiliki basis penggemar besar di berbagai wilayah dunia, mulai dari Amerika Utara, Eropa, Amerika Latin, hingga Afrika dan Timur Tengah.

Kekuatan utama K-pop terletak pada komunitas penggemarnya yang sangat aktif di media sosial. Para penggemar tidak hanya mengonsumsi konten, tetapi juga secara aktif membuat kampanye daring, mempopulerkan tagar, hingga mendorong tren global dalam waktu singkat.

Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi FIFA, yang kini tidak hanya mengandalkan penonton televisi, tetapi juga keterlibatan digital.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.