Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026

Juara Tinju Dunia Dukung Hak Wanita Berhijab di India

ED
Rabu, 25 Mei 2022 | 15:41 WIB
Bagikan
Juara Tinju Dunia Dukung Hak Wanita Berhijab di India
VISI.NEWS | INDIA - Juara tinju dunia Nikhat Zareen telah mengirimkan pesan dukungan kepada Muslim India yang ingin mengenakan jilbab, menyusul kontroversi seputar larangan pakaian Islami di lembaga pendidikan Karnataka. “Saya tidak masalah mereka memakai hijab. Bagaimanapun, itu adalah pilihan mereka sendiri. Saya baik-baik saja dengan itu,” kata Zareen, seorang Muslim, seperti dikutip media, NDTV melaporkan. “Itu sepenuhnya pilihan mereka sendiri. Saya tidak bisa mengomentari pilihan mereka. Saya punya pilihan sendiri, saya suka memakai pakaian seperti itu dan saya tidak keberatan memakai pakaian seperti itu. Keluarga saya tidak keberatan saya memakai pakaian seperti itu. Jadi, saya tidak peduli apa yang orang katakan tentang saya," katanya. Awal bulan ini, Zareen mengukir sejarah dengan meraih medali emas di Kejuaraan Tinju Dunia Wanita IBA dan menjadi orang India ke-5 yang menorehkan prestasi ini. Komentarnya muncul di tengah kontroversi seputar jilbab setelah negara bagian selatan Karnataka melarang jilbab. Pelajar Muslim di Karnataka telah memprotes larangan jilbab di lembaga pendidikan, mengatakan langkah Islamofobia pemerintah Karnataka melanggar kebebasan beragama mereka yang dijamin di bawah konstitusi India. Kritik terhadap larangan tersebut mengatakan itu adalah cara lain untuk meminggirkan komunitas yang menyumbang sekitar 13% dari 1,35 miliar penduduk India yang mayoritas Hindu. Pengadilan Tinggi Karnataka juga telah menegakkan larangan tersebut pada bulan Maret tahun ini, dengan mengatakan bahwa mengenakan jilbab tidak penting dalam Islam. Islam melihat jilbab sebagai kode wajib berpakaian, bukan hanya simbol agama yang menunjukkan afiliasi seseorang. Pembatasan hijab telah muncul di tempat lain, termasuk Prancis, yang pada tahun 2004 melarangnya di sekolah-sekolah. Tetapi di India, di mana Muslim merupakan 14% dari 1,4 miliar penduduk negara itu, jilbab secara historis tidak dilarang atau dibatasi di ruang publik. @fen/sumber: aboutislam.net

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.