Jember Dapat Tiga KNMP, Bukti Perhatian Pemerintah Pusat
Ia menegaskan bahwa setiap investasi pemerintah yang masuk ke daerah harus dilihat sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Jangankan miliaran, puluhan miliar pun tidak apa-apa kalau itu untuk dinikmati rakyat Indonesia,” tegasnya.
Selain pembangunan di kawasan pesisir, Pemkab Jember juga terus mendorong penguatan sektor pertanian dan perkebunan. Gus Fawait menyebut dukungan pemerintah untuk sektor tersebut pada 2025-2026 berada di kisaran Rp300 miliar hingga Rp350 miliar.
Anggaran itu berasal dari berbagai sumber, mulai APBN, APBD Provinsi Jawa Timur hingga APBD Kabupaten Jember. Program yang dijalankan antara lain optimalisasi lahan, bantuan alat dan mesin pertanian, penyediaan benih padi, jagung dan kedelai, serta bantuan bibit kopi dan kelapa.
Pembangunan infrastruktur pendukung sektor pertanian juga menjadi perhatian, terutama melalui rehabilitasi jaringan irigasi serta pembangunan dan pemeliharaan jalan.
Di bidang pendidikan, pemerintah juga menjalankan program revitalisasi sejumlah sekolah sebagai bagian dari pembenahan infrastruktur dasar dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Gus Fawait mengatakan berbagai program tersebut merupakan satu kesatuan dalam strategi pembangunan Jember. Pemerintah tidak hanya membangun dari pusat kota, tetapi juga menyentuh kawasan pesisir, sentra pertanian, perkebunan, hingga sektor pendidikan.
“Pemerintah Kabupaten Jember maupun pemerintah pusat hari ini sedang bekerja untuk memperbaiki banyak sektor, mulai dari pinggir pantai dengan Kampung Nelayan Merah Putih, infrastruktur pertanian, alat-alat pertanian, bibit, jalan, pengairan, hingga pendidikan,” jelasnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!