Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Sustainability Shift Buka Peluang Baru di Lima Sektor Strategis Indonesia 20 Aug 2026 Kertajati Disiapkan Jadi MRO Pesawat Tempur TNI 20 Aug 2026 Bandung Creative Hub, Ruang Gratis Lahirkan Talenta Kreatif 20 Aug 2026 Peraturan Dana Jurnalisme Didorong Segera Disahkan Dewan Pers 20 Aug 2026 Cetak Generasi Petani Masa Depan, University of Melbourne Gandeng IPB dan UGM 20 Aug 2026 tridorian Buka Experience Center Gemini Enterprise di Singapura 20 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Sustainability Shift Buka Peluang Baru di Lima Sektor Strategis Indonesia 20 Aug 2026 Kertajati Disiapkan Jadi MRO Pesawat Tempur TNI 20 Aug 2026 Bandung Creative Hub, Ruang Gratis Lahirkan Talenta Kreatif 20 Aug 2026 Peraturan Dana Jurnalisme Didorong Segera Disahkan Dewan Pers 20 Aug 2026 Cetak Generasi Petani Masa Depan, University of Melbourne Gandeng IPB dan UGM 20 Aug 2026 tridorian Buka Experience Center Gemini Enterprise di Singapura 20 Aug 2026

Jember Dapat Tiga KNMP, Bukti Perhatian Pemerintah Pusat

Desi Rossilawati Abdul Ghofur
Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:11 WIB
Bagikan
/

VISI NEWS – Kabupaten Jember kembali mendapat perhatian pemerintah pusat melalui program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Pada 2026, Jember memperoleh alokasi tiga kawasan KNMP yang diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat sektor kelautan dan perikanan.

Bupati Jember Gus Muhammad Fawait mengungkapkan hal tersebut dalam agenda Pro Guse Update yang digelar di Pantai Cemoro Sewu, Kecamatan Puger, Minggu (16/8/2026).

Tiga kawasan tersebut meliputi Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger sebagai kawasan utama, serta Desa Sumberrejo dan Desa Paseban sebagai lokasi penyangga.

Menurut Gus Fawait sapaan akrab Bupati Jember, jumlah tersebut menjadi sebuah capaian penting bagi Jember. Sebab, tidak semua daerah mendapatkan alokasi pembangunan KNMP dalam jumlah yang sama.

“Jember mendapatkan tiga sekaligus pada tahun 2026. Di tempat lain mungkin hanya mendapatkan satu, tetapi Jember mendapatkan tiga,” ujar Gus Fawait.

Ia menilai keberadaan tiga KNMP tersebut menunjukkan besarnya perhatian pemerintah pusat terhadap Kabupaten Jember, khususnya wilayah pesisir yang memiliki potensi besar di sektor perikanan.

Jember sendiri memiliki garis pantai yang cukup panjang di Jawa Timur. Kondisi geografis tersebut menjadi modal penting untuk mengembangkan ekonomi masyarakat pesisir melalui peningkatan sarana, produktivitas, serta pengelolaan kawasan perikanan yang lebih terintegrasi.

Gus Fawait berharap pembangunan KNMP tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kehidupan nelayan dan masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor kelautan.

Ia menegaskan bahwa setiap investasi pemerintah yang masuk ke daerah harus dilihat sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jangankan miliaran, puluhan miliar pun tidak apa-apa kalau itu untuk dinikmati rakyat Indonesia,” tegasnya.

Selain pembangunan di kawasan pesisir, Pemkab Jember juga terus mendorong penguatan sektor pertanian dan perkebunan. Gus Fawait menyebut dukungan pemerintah untuk sektor tersebut pada 2025-2026 berada di kisaran Rp300 miliar hingga Rp350 miliar.

Anggaran itu berasal dari berbagai sumber, mulai APBN, APBD Provinsi Jawa Timur hingga APBD Kabupaten Jember. Program yang dijalankan antara lain optimalisasi lahan, bantuan alat dan mesin pertanian, penyediaan benih padi, jagung dan kedelai, serta bantuan bibit kopi dan kelapa.

Pembangunan infrastruktur pendukung sektor pertanian juga menjadi perhatian, terutama melalui rehabilitasi jaringan irigasi serta pembangunan dan pemeliharaan jalan.

Di bidang pendidikan, pemerintah juga menjalankan program revitalisasi sejumlah sekolah sebagai bagian dari pembenahan infrastruktur dasar dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Gus Fawait mengatakan berbagai program tersebut merupakan satu kesatuan dalam strategi pembangunan Jember. Pemerintah tidak hanya membangun dari pusat kota, tetapi juga menyentuh kawasan pesisir, sentra pertanian, perkebunan, hingga sektor pendidikan.

“Pemerintah Kabupaten Jember maupun pemerintah pusat hari ini sedang bekerja untuk memperbaiki banyak sektor, mulai dari pinggir pantai dengan Kampung Nelayan Merah Putih, infrastruktur pertanian, alat-alat pertanian, bibit, jalan, pengairan, hingga pendidikan,” jelasnya.

Dalam agenda tersebut, Gus Fawait juga menjelaskan fungsi Pro Guse Update sebagai ruang komunikasi pemerintah dengan masyarakat. Melalui forum tersebut, perkembangan pembangunan dan berbagai kebijakan pemerintah daerah disampaikan secara terbuka.

Ia mengaku tidak mempermasalahkan adanya kritik maupun komentar negatif terhadap kebijakan pemerintah selama seluruh program dapat dijelaskan dan dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi penting agar masyarakat memperoleh gambaran yang utuh mengenai kebijakan dan program pembangunan yang sedang berjalan.

Gus Fawait juga mempersilakan masyarakat maupun awak media untuk meminta penjelasan mengenai kebijakan Pemkab Jember, termasuk berbagai hal yang berkaitan dengan pembiayaan daerah maupun rencana dana talangan.

“Kalau awalnya salah paham, itu bisa diluruskan. Tetapi kalau pahamnya salah, itu yang susah untuk diluruskan,” katanya.

Dengan masuknya tiga program KNMP sekaligus, Pemkab Jember berharap kawasan pesisir semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah. Program tersebut juga diharapkan membuka peluang peningkatan produktivitas, pendapatan, dan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Bagi Jember, pembangunan tiga Kampung Nelayan Merah Putih bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi menjadi bagian dari upaya menjadikan potensi pesisir sebagai kekuatan ekonomi baru sekaligus memperkuat posisi Jember sebagai salah satu daerah penting di kawasan timur Jawa.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.