Duh! Kirmir Jebol, Jembatan Ambruk Hingga Rumah Longsor Tak ada Perhatian Pemerintah
" Kemudian dari BPBD juga datang survei kesini, dan katanya akan dilanjutin juga ke Dinas PUTR kabupaten bandung, dan saat itu juga datang dari DPUTR survei sampai mengukur jalan," tambahnya.
Namun hingga memakan waktu satu tahun, kata Tiara, hasil survei-survei dinas tersebut tidak ada realisasinya sama sekali.
" Hingga kini, mereka tidak ada yang pernah datang lagi, nah sekitar tiga bulan yang lalu tahun ini, saya mengirim email kepada BPBD Provinsi Jawabarat, cuman yang datang BPBD kabupaten lagi, dan masih sama tidak ada perkembangannya, " ujarnya.
Tak cukup sampai disitu, perjuangan Tiara mempertanyakan kembali kepada pemerintah desa Margahurip, apakah memang akan dibangun kembali jembatan, dan kirmir itu atau dibiarkan begitu saja.
" Iya saya menanyakan langsung ke Kadus dan Sekdesnya, ini mau benar dibangun atau tidak, jawabannya mereka bilang anggaran dari dinas adanya di bulan juni 2023, ada chat WA nya juga, ini udah banyak janji," bebernya.
Memasuki musim penghujan tahun 2023, Tiara sangat khawatir jika memang tidak ada perhatian untuk segera di bangun kembali kirmir dan jembatan tersebut, kondisi penduduk yang berdekatan dengan aliran sungai akan mengalami kondisi yang sama dengannya.
" Iya ini menyangkut banyak nyawa, kan padat penduduk juga ini disepanjang aliran sungai cimenteng, kita gak tau juga kalau terjadi hujan lebat kembali, kita lagi tidur naudzubillah tergerus semuanya," tuturnya.
Dirinya berharap agar ada tindak lanjut pemerintah yang benar-benar serius memperhatikan kondisi keadaan rakyatnya. @gvr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!