Jelang Lengser, Islah Bahrawi Khawatirkan Sikap Jokowi Bergeser dari Negarawan jadi Politisi

ED
Selasa, 26 September 2023 | 18:51 WIB
Bagikan
Jelang Lengser, Islah Bahrawi Khawatirkan Sikap Jokowi Bergeser dari Negarawan jadi Politisi

"Saya masih yakin Pak Jokowi bukan seperti apa yang ditulis dalam buku "How Democracies Die". Meski Kaesang langsung jadi Ketum partai, saya belum berburuk sangka. Saya yakin pak Jokowi masih waras berfikir bahwa bukan begini cara menyelamatkan anak-anaknya pasca dirinya lengser. Bukan begini," katanya.

Dia juga yakin anak-anak Jokowi pasti berfikir bahwa status bapaknya hari ini tidak akan menjamin status dirinya suatu hari ini nanti. "Kaesang jadi Ketum partai dalam hitungan hari karena dia anak seorang Jokowi. Itu jelas. Tapi kelak akan ada masa di mana bapaknya hanya bagian dari sejarah bangsa," lanjutnya.

Bahkan, Islah lebih lanjut, bisa saja mereka yang tidak suka kepada pak Jokowi hari ini, kelak akan melampiaskan balas kepada anak-anaknya. Karena begitulah dunia politik bekerja. Soal kawan dan lawan tergantung seberapa besar konsesi politik bisa ditakar.

"Itulah mengapa saya masih berharap, "exit strategy" Pak Jokowi bukan melalui manuver-manuver politik. Saya masih berharap pak Jokowi beserta keluarganya tetap menjadi Negarawan yang disambut hangat oleh demokrasi dan dihantar dengan hangat oleh demokrasi. Pak Jokowi beserta jasa-jasanya tak boleh lenyap hanya karena tidak lagi dicatat birokrasi," ungkap Islah.

Dia masih berharap negara ini akan melahirkan tukang kayu berikutnya untuk jadi presiden. Tidak harus "berdarah biru" untuk jadi presiden, atau harus jadi anak presiden untuk menjadi presiden. Semua ini hanya bisa terjadi di alam demokrasi dengan supremasi sipil sebagai tulang punggungnya. "Sesuai cita-cita reformasi, " pungkasnya.

@mpa

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.