Gunung Ibu Erupsi Jelang Gempa Magnitudo 7,7 Flores
Gunung Ibu di Halmahera, Maluku Utara./visi.news/ist.
VISI.NEWS - Gunung Ibu di Halmahera, Maluku Utara, tercatat mengalami aktivitas erupsi beberapa hari sebelum gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah lepas pantai Flores, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026) pagi.
Gunung Ibu berada di Pulau Halmahera, sedangkan pusat gempa berada di lepas pantai Pulau Flores, sekitar 68 kilometer barat laut Ende.
Meski kedua fenomena terjadi di Indonesia yang dikenal memiliki aktivitas geologi tinggi, belum terdapat bukti yang menunjukkan bahwa erupsi Gunung Ibu menyebabkan gempa bumi tersebut.
Aktivitas Erupsi Gunung Ibu
Observatorium Vulkanologi Global Smithsonian mencatat aktivitas erupsi harian Gunung Ibu pada 6 hingga 12 Agustus 2026. Saat itu, gumpalan abu teramati mencapai ketinggian sekitar 400 hingga 500 meter di atas puncak.
Selama periode tersebut, tingkat kewaspadaan Gunung Ibu berada pada level 2 dari empat tingkat. Masyarakat juga direkomendasikan menjaga jarak minimal dua kilometer dari kawah aktif.
Laporan pada 12 Agustus mengindikasikan adanya erupsi baru di Gunung Ibu. Namun, informasi yang tersedia belum dapat memastikan bahwa erupsi tersebut menghasilkan kolom abu setinggi lima kilometer pada tanggal tersebut.
Gunung Ibu diketahui memiliki periode erupsi yang panjang dan termasuk salah satu gunung api yang sering menunjukkan aktivitas di Indonesia.
Gempa Magnitudo 7,7 di Flores
Gempa bumi terjadi pada 14 Agustus 2026 di lepas pantai Pulau Flores. Berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa tersebut memiliki magnitudo 7,7.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!