Jejak Tatar Sunda: Dari Tarumanagara hingga Jawa Barat dalam Pangkuan Republik
Jejak Kolonial yang Mengubah Wajah Jawa Barat
Setelah VOC dibubarkan pada akhir abad ke-18, kekuasaan kolonial dilanjutkan oleh pemerintah Hindia Belanda.
Jawa Barat kemudian menjadi wilayah yang sangat penting bagi kepentingan ekonomi kolonial. Tanahnya yang subur, iklim pegunungan yang mendukung perkebunan, serta kedekatannya dengan Batavia menjadikan kawasan ini memiliki nilai strategis.
Perkebunan berkembang di berbagai daerah. Kopi, teh, kina, dan berbagai hasil bumi menjadi komoditas penting.
Jaringan jalan dan kereta api juga mulai dibangun untuk menghubungkan perkebunan, pusat pemerintahan, kota-kota, dan pelabuhan.
Namun, di balik perkembangan tersebut terdapat kehidupan masyarakat pribumi yang menghadapi berbagai tekanan ekonomi dan sosial akibat sistem kolonial.
Jawa Barat tumbuh, tetapi pertumbuhan itu berlangsung dalam struktur kekuasaan yang tidak seimbang.
1925, Lahirnya Provinsi Jawa Barat
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!