Jejak Tatar Sunda: Dari Tarumanagara hingga Jawa Barat dalam Pangkuan Republik
Selain menjadi bukti keberadaan kerajaan, peninggalan Tarumanagara juga menunjukkan bahwa masyarakat di wilayah Jawa Barat pada masa itu telah mengenal sistem pemerintahan, kehidupan keagamaan, pengelolaan sumber daya air, serta hubungan antardaerah.
Dari masa inilah lembaran awal sejarah Jawa Barat mulai terlihat melalui batu-batu prasasti yang bertahan melintasi zaman.
Bangkitnya Kerajaan Sunda dan Pajajaran
Setelah masa Tarumanagara berakhir, kekuasaan politik di bagian barat Pulau Jawa berkembang melalui Kerajaan Sunda.
Kerajaan Sunda menjadi salah satu kekuatan penting yang menguasai wilayah barat Pulau Jawa. Pusat pemerintahannya kemudian dikenal berada di Pakuan Pajajaran, kawasan yang kini berada di sekitar Kota Bogor.
Pakuan Pajajaran tidak hanya menjadi pusat kekuasaan politik, tetapi juga menjadi simbol kejayaan kerajaan Sunda. Dalam perjalanan sejarah, nama Pajajaran kemudian melekat kuat dalam ingatan kolektif masyarakat Sunda.
Berbagai peninggalan dan sumber sejarah memberikan gambaran mengenai kehidupan Kerajaan Sunda. Salah satunya adalah Prasasti Kebon Kopi II yang berasal dari sekitar tahun 932.
Kerajaan Sunda berkembang melalui kehidupan pertanian dan perdagangan. Hubungan dengan wilayah pesisir juga membuat kerajaan ini tidak sepenuhnya terpisah dari jaringan perdagangan yang menghubungkan berbagai wilayah Nusantara.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!