Jejak Kejayaan Majapahit dan Nikmatnya Kuliner Legendaris Mojokerto

ED
Senin, 22 Juni 2026 | 16:34 WIB
Bagikan
/

"Jejak peninggalan Majapahit di Mojokerto sangat lengkap. Dari makam, petilasan, candi hingga museum, semuanya memberikan gambaran tentang betapa majunya peradaban Nusantara pada masa itu," katanya.

Menikmati Kuliner Khas Mojokerto

Selain menawarkan wisata sejarah yang kaya, Mojokerto juga memanjakan wisatawan dengan beragam kuliner khas yang unik dan menggugah selera.

Salah satu yang menjadi perhatian tim adalah Ayam Panggang Mojopahit, olahan ayam kampung dengan racikan rempah khas yang dipanggang hingga bumbu meresap sempurna ke dalam daging. Cita rasanya memadukan gurih dan manis dengan aroma rempah yang kuat.

Kuliner berikutnya yang tak kalah menarik adalah Sambel Wader, hidangan khas kawasan wisata Trowulan. Ikan wader goreng yang renyah disajikan bersama sambal pedas dan lalapan segar, menjadi teman sempurna untuk menikmati nasi hangat setelah seharian berkeliling situs sejarah.

Tim juga mencicipi Sate Keong, kuliner unik berbahan dasar keong sawah yang diolah dengan bumbu rempah khas. Teksturnya kenyal dengan rasa gurih yang berbeda dari sate pada umumnya.

Sementara bagi pecinta sate, Sate Bangil di Jalan Mojopahit menjadi salah satu pilihan yang direkomendasikan. Daging satenya terkenal empuk, dibakar dengan tingkat kematangan yang pas serta disajikan dengan bumbu yang kaya rasa.

"Mojokerto tidak hanya menawarkan sejarah yang luar biasa, tetapi juga kekayaan kuliner yang khas. Setelah seharian mengunjungi situs-situs Majapahit, menikmati kuliner lokal menjadi pengalaman yang melengkapi perjalanan," tambah Edi.

Napak tilas yang didukung Komite Sepeda Indonesia (KSI) Kabupaten Bandung, Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Sumatera Barat, PT. Pupuk Kujang, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU Kabupaten Bandung, Diskominfo Kabupaten Bandung, Bapenda, PT. BPR Kerta Raharja, dan Perumda Tirta Raharja ini menjadi pengingat bahwa sejarah bukan sekadar catatan masa lalu. Di balik setiap batu bata, lorong, dan bangunan kuno terdapat nilai-nilai perjuangan, toleransi, serta kebijaksanaan yang tetap relevan bagi kehidupan masa kini.***

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.