Jejak Kejayaan Majapahit dan Nikmatnya Kuliner Legendaris Mojokerto
- Memasuki Tahun Baru 1448 Hijriah, Tim Gowes VISI.NEWS yang terdiri atas Aep S. Abdullah, Edi Sudjono, dan Untung Sumarsono memulai perjalanan napak tilas sejarah dengan tema "Gowes Sejarah". Kegiatan yang berlangsung selama sembilan hari, mulai 1 hingga 9 Muharram 1448 H ini menjadi upaya menelusuri jejak-jejak peradaban Islam dan sejarah bangsa di Kota Solo Jawa Tengah dan beberapa kota di Jawa Timur.
VISI.NEWS | MOJOKERTO – Perjalanan Tim Gowes VISI.NEWS menyusuri jalur sejarah di Jawa Timur berlanjut ke Kabupaten Mojokerto, Minggu (21/6/2026). Daerah yang dikenal sebagai pusat peradaban Kerajaan Majapahit ini menyuguhkan pengalaman yang lengkap, mulai dari wisata sejarah, religi, hingga kuliner khas yang menggugah selera.
Setibanya di kawasan Trowulan, tim langsung memulai penelusuran berbagai situs bersejarah yang menjadi saksi kejayaan kerajaan terbesar di Nusantara. Kawasan ini menyimpan banyak peninggalan penting yang hingga kini masih terawat dan menjadi tujuan wisata edukasi bagi masyarakat dari berbagai daerah.
Perjalanan diawali dengan mengunjungi Makam Troloyo, kompleks pemakaman kuno yang dipercaya menjadi tempat peristirahatan sejumlah tokoh penting pada masa Majapahit. Suasana tenang dan nuansa religius begitu terasa di lokasi yang banyak dikunjungi peziarah tersebut.
Dari sana, tim melanjutkan perjalanan menuju Candi Kedaton, salah satu situs arkeologi penting yang diyakini pernah menjadi bagian dari kompleks permukiman atau pusat pemerintahan Majapahit. Struktur bata merah yang masih tersisa memberikan gambaran mengenai kemegahan arsitektur masa lampau.
Perjalanan sejarah berlanjut ke Petilasan Gajah Mada, tempat yang dikaitkan dengan sosok mahapatih legendaris Kerajaan Majapahit. Nama Gajah Mada begitu dikenal dalam sejarah Indonesia karena Sumpah Palapa yang menjadi simbol persatuan Nusantara.
Tim kemudian mengunjungi Pendopo Agung Trowulan, lokasi yang sering dikaitkan dengan pusat aktivitas pemerintahan Majapahit. Di kawasan ini, pengunjung dapat melihat berbagai artefak dan informasi mengenai perjalanan panjang kerajaan yang pernah menguasai sebagian besar wilayah Nusantara.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!