Jangan Bangunkan Anak di Jam Ini, Bisa Ganggu Proses Tumbuh Kembang
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 9 Juni 2025 | 01:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Waktu tidur anak ternyata memegang peranan penting dalam proses pertumbuhan. Dokter spesialis anak dari RS Tzu Chi, dr. Ian Suryadi Setja, mengimbau para orang tua untuk membangun rutinitas tidur malam yang teratur demi mendukung produksi hormon pertumbuhan secara optimal.
Ian menyarankan agar anak-anak mulai tidur paling lambat pukul 21.00 WIB. Hal ini penting agar tubuh anak dapat segera masuk ke fase tidur nyenyak (deep sleep), yaitu kondisi yang sangat krusial untuk produksi hormon pertumbuhan.
"Paling lambat makan malam jam 6 sore, lalu jam 8 minum susu. Setelah itu siap-siap tidur. Jangan tidur lewat dari jam 9 malam kalau bisa," kata Ian.
Hormon pertumbuhan atau growth hormone diproduksi oleh kelenjar hipofisis di otak. Hormon ini berperan dalam penambahan tinggi badan, perbaikan jaringan, serta perkembangan organ tubuh anak. Produksinya paling aktif pada saat anak memasuki fase tidur nyenyak, yang umumnya terjadi antara pukul 23.00 hingga 02.00 WIB.
Namun, Ian menekankan bahwa fase ini bisa terganggu jika anak dibangunkan, bahkan hanya dengan sentuhan ringan.
"Kalau jam 11 malam sampai jam 2 pagi anak dibangunkan, bahkan sekadar dicium, produksi growth hormone-nya bisa turun," tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar kebiasaan membangunkan anak untuk menyusu di tengah malam mulai ditinggalkan, karena justru dapat mengganggu kerja hormon yang sedang aktif-aktifnya.
"Di jam itu (23.00-02.00 WIB) tidak boleh diberikan apa pun, termasuk susu atau ASI. Karena bisa mengganggu kerja hormon yang sedang aktif-aktifnya," ujar Ian. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!