Iran Tawarkan Kerja Sama Energi hingga Pesawat dalam Negosiasi Nuklir dengan AS
Sumber diplomatik menyebutkan bahwa utusan AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, dijadwalkan bertemu pejabat Iran di Jenewa. Pertemuan ini berlangsung dengan mediasi Oman dan hanya melibatkan Iran serta Amerika Serikat, berbeda dengan perundingan 2015 yang bersifat multilateral.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi telah bertolak ke Jenewa untuk mengikuti pembicaraan tidak langsung tersebut. Selain bertemu delegasi AS, ia juga dijadwalkan bertemu kepala badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa, International Atomic Energy Agency (IAEA).
Sinyal kompromi juga datang dari Wakil Menteri Luar Negeri Iran Majid Takht-Ravanchi. Dalam wawancara dengan BBC, ia menyatakan bahwa Iran bersedia menunjukkan fleksibilitas terkait program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi.
“Bola kini berada di tangan Amerika untuk membuktikan bahwa mereka benar-benar ingin mencapai kesepakatan,” ujarnya.
Namun, Teheran tetap menolak tuntutan penghentian total pengayaan uranium di dalam negeri, yang selama ini menjadi titik krusial dalam negosiasi. Washington memandang pengayaan uranium di wilayah Iran berpotensi menjadi jalur menuju pengembangan senjata nuklir, tuduhan yang berulang kali dibantah Teheran.
Di tengah upaya diplomasi, tekanan militer dan ekonomi tetap membayangi. Amerika Serikat dilaporkan telah mengirim kapal induk kedua ke kawasan Timur Tengah sebagai bentuk antisipasi apabila perundingan gagal. Selain itu, Washington juga disebut tengah berupaya menekan ekspor minyak Iran ke China, yang menyerap lebih dari 80 persen ekspor minyak negara tersebut. Jika langkah ini terealisasi, pendapatan utama Iran dari sektor energi berpotensi tergerus signifikan.
Dengan kombinasi tekanan dan tawaran kerja sama ekonomi, perundingan pekan ini dipandang sebagai momentum penting yang dapat menentukan arah hubungan kedua negara setelah bertahun-tahun ketegangan dan sanksi. @kanaya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!